Perkembangan Feminisme Barat Dari Abad Kedelapan Belas Hingga Postfeminisme: Sebuah Tinjauan Teoretis
Year: 2013
Type: article
Abstract: Tulisan ini mengulas perkembangan feminisme barat dari abad ke delapan belas hingga abad ke dua puluh satu saat feminisme memasuki era postfeminisme untuk mengungkapkan perubahan feminisme dari waktu ke waktu merupakan perkembangan yang menunjukkan kemampuan feminisme untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan situasi dan kondisi yang dialami perempuan. Dalam garis besar, feminisme dapat dibagi menjadi empat tonggak perkembangan, yakni feminisme awal, feminisme gelombang pertama, feminisme gelombang kedua, dan feminisme gelombang ketiga dan/atau postfeminisme. Secara umum keempatnya memiliki tujuan yang sama yakni untuk memperjuangkan subjektivitas perempuan Masing-masing gelombang memiliki penekanan perjuangan yang berbeda dan setiap gelombang berikutnya merupakan revisi dari gelombang sebelumnya. Dikotomi feminisme gelombang ketiga dan/atau postfeminisme merupakan perkembangan yang paling majemuk dan menimbulkan banyak kontroversi karena postfeminisme merupakan persinggungan antara feminisme dan postmodernisme yang berkembang menjelang pergantian milennium yang berpadu dengan kebutuhan internal dalam feminisme sendiri. Kemajemukan dalam perkembangan feminisme terakhir ini harus dipandang sebagai kekayaan dan kelebihan karena itu berarti feminisme semakin terbuka terhadap perbedaan dan perubahan.
Source: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Author: Ni Komang Arie Suwastini
Institution: Universitas Pendidikan Ganesha
Language: Indonesian
Subfield: Gender Studies
Field: Social Sciences
Domain: Social Sciences
SDG: Gender equality
Open Access status: gold
Estimated APC paid: $49
OpenAlex ID: W2149321642
