Work

الأخطاء النحوية في قراءة الأذكار والصلوات في المجلس الإسبوعي بقرية بومي أيو (المشكلات والحلول): دراسة وصفية تقديمية في قرية بومي أيو كندانج ملانج جاوى الشرقية

Year: 2011
Type: dissertation
Abstract: ABSTRAK \n \nProblematika pembelajaran bahasa Arab di Indonesia adalah sulitnya mempraktekkan Ilmu Nahwu pada kalimat-kalimat Arab dalam kehidupan sehari- hari, bahkan banyak yang sudah mengenyam pendidikan bahasa Arab, tetapi tidak bisa menggunakannya terhadap kalimat-kalimat yang dijumpai. \n \nPada penelitian ini, peneliti memfokuskan penelitian pada masalah analisis pengungkapan kalimat-kalimat Arab dalam dzikir dan shalawat dari segi kaidah-kaidah Ilmu Nahwu dengan mempertimbangkan bahwa hal ini sangat perlu diperhatikan dan dibenahi, karena telah menjamurnya kesalahan pengungkapan kalimat-kalimat Arab dalam masyarakat, dimana mereka sering mengungkapkan doa-doa, dzikir dan shalawat yang nota bene adalah bahasa Arab. \n \nRumusan masalah dalan penelitian ini adalah: \n1. Apa bentuk kesalahan pengungkapan dzikir dan shalawat di Perkumpulan Mingguan desa Bumiayu? \n2. Apakah ada perbedaan kesalahan pengungkapan dzikir dan shalawat di Perkumpulan Mingguan desa Bumiayu antara Ilmu Nahwu dengan yang lain ? \n3. Kenapa bisa sampai terjadi kesalahan pengungkapan dzikir dan shalawat di Perkumpulan Mingguan desa Bumiayu tersebut ? \n4. Bagaimana cara memperbaiki kesalahan pengungkapan dzikir dan shalawat di Perkumpulan Mingguan desa Bumiayu tersebut ? \n \nPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran empirik tentang kesalahan pengungkapan dzikir dan shlawat di Perkumpulan Mingguan desa Bumiayu dan mengetahui kesulitan-kesulitan yang dihadapi, mengetahui sumber dari kesalahan tersebut dan cara membenahi kesalahan tersebut. \n \nPenelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Analisis yang terdiri dari tiga langkah, yaitu: Perencanaan (planning), tindakan (action) dan laporan. Populasi dari penelitian ini anggota (jama’ah) Perkumpulan Mingguan Desa Bumiayu Malang. Adapun Instrument penelitian adalah peneliti sendiri, Observasi, wawancara dan angket. \n \nHasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan tersebut telah menjamur dalam waktu yang lama tanpa disadari, bahkan mencapai 93,5 %, angka yang sangat besar bila dibandingkan dengan banyaknya tempat-tempat pendidikan yang sudah sejak lama mengajarkan bahasa Arab khususnya Ilmu Nahwu. \n \nABSTRACT \n \nThe problems of learning Arabic in Indonesia is the difficulty of practicing grammar Science in Arabic sentences in daily life, in fact many people are learned Arabic, but they can’t use it to the sentences are encountered. \n \nIn this research focused to the issue of disclosure analysis Arabic sentences in dhikr and Shalawat in terms of the rules of Science nahwu, considering this problem very important to be considered and corrected, as has been the proliferation of error disclosure Arab sentences in the community, where they often express the prayers, dhikr and blessings on the postscript is Arabic. \n \nThe problem formulation of this study are: \n1. What forms of dhikr and blessings disclosure errors in Society Weekly Bumiayu village? \n2. Are there differences in disclosure errors in the Society for dhikr and blessings on the village Weekly Bumiayu between Science nahwu with others? \n3. Why can until something goes wrong disclosure dhikr and blessings in Society Weekly Bumiayu the village? \n4. How do I correct errors in the disclosure of dhikr and blessings Society Weekly Bumiayu the village? \n \nThis study aims to obtain empirical description of the error disclosure of dhikr and shalawat in Society Weekly Bumiayu village and know the difficulties they faced, knowing the source of these errors and how to fix these errors. \n \nThis study is a descriptive analysis consisted of three steps, namely: Planning, action and reports. The population of this study members (jama'ah) Society Weekly Village Bumiayu Malang. The research instrument is the researcher himself, observation, interviews and questionnaires. \n \nThe results of this study indicate that the error has mushroomed in a long time without realizing it, and even reached 93.5%, a very large number when compared with many places of education that have long taught Arabic in particular nahwu Science.
Language: Arabic
Subfield: Education
Open Access status: green
OpenAlex ID: W2747376559
Cites:
Cited by:
Related to: 10