Year: 2019
Type: article
Abstract: Upaya pengendalian Demam Berdarah Dengue menggunakan insektisida menimbulkan risiko resistensi pada nyamuk dan tidak ramah lingkungan, sehingga diperlukan metode alternatif pengendalian larva aedes agypti berbasis bahan alam. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektifitas bubuk abate dan larutan bawang putih dalam membunuh larva nyamuk Aedes aegypti dengan berbagai macam konsentrasi, menggunakan design eksperimen murni dengan pendekatan Rancangan Acak Lengkap. Sampel penelitian adalah larva nyamuk Aedes aegypti stadium III dan IV dengan jumlah sampel sebanyak 25 ekor larva yang dimasukkan ke dalam bubuk abate dan larutan bawang putih dengan konsentrasi 20mg/100ml, 40mg/100ml, 60mg/100ml, 80mg/100ml dan 100mg/100ml. Observasi kematian larva dilakukan pada waktu 20 menit, 40 menit, 60 menit dan 24 jam. Kecepatan reaksi bubuk abate lebih cepat (40 menit) dibandingkan larutan bawang putih (24 jam). Jumlah kematian larva berbanding lurus dengan konsentrasi bubuk abate maupun bawang putih, kematian larva tertinggi pada waktu 24 jam. Berdasarkan uji Mann Whitney diperoleh tidak ada perbedaan yang signifikan antara bubuk abate dan larutan bawang putih dalam pengendalian larva aedes agypti pada konsentrasi 100 mg dalam waktu pengamatan 24 jam (p = 1.000). Disimpulkan bahwa bubuk abate dan larutan bawang putih pada konsentrasi 100 mg mempunyai efektifitas yang sama dalam pengendalian larva aedes agypti dalam waktu 24 jam.
Institution: Universitas Muslim Indonesia
Language: Indonesian
Subfield: Plant Science
Domain: Life Sciences
SDG: Zero hunger
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W2982286349
