Work

PERAN TAREKAT NAQSYABANDIYAH KHALIDIYYAH SYEKH ABDUL WAHAB ROKAN (Dalam Dakwah dan Pendidikan Islam di Riau dan Sumut)

Year: 2017
Type: article
Abstract: Kalau menuntut ilmu shufi Tuntut dahulu ilmu irfani Karena shufisme rahasianya tinggi Syariat, thariqat, haqiqat, ma'rifat dahulu kaji.Penyebaran Islam di Nusantara tak dapat dipisahkan dari shufisme dan thariqat, bahkan Islam pertama yang dikenal di Indonesia, Malaysia, Thailand Selatan, Filifina Selatan dan Kamboja, khususnya di Rokan Hulu, sesungguhnya adalah Islam shufistik.Dalam perkembangannya, shufisme terpolarisasi dalam tiga kutub yaitu tashawwuf sunni (ortodoks), shufisme falsafi (heterodoks) dan shufisme kompromistik (mempertemukan tashawwuf sunni dan falsafi).Dalam lingkaran tashawwuf sunni tokoh piawainya a.l., Nuruddin Arraniry, Abd al-Shamad al-Palimbani dan Muhammad Hasyim Asy'ari.Sedangkan shufisme falsafi adalah Hamzah Fanshuri, Syamsuddin Sumaterani dan Muhammad Nafis al-Banjari.Tokoh shufisme kompromistik salah satunya adalah Dawud ibnu Abdillah al-Fathani, yang mempertemukan tashawwuf sunni al-Ghazali dengan shufisme falsafi (wahdat al-wujud) Ibnu Arabi.
Language: Indonesian
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W3016096952
FWCI: 17
Cites: 2
Cited by: 10
Related to: 10