Agama dan Adopsi Media Baru: Penggunaan Internet oleh Gerakan Salafisme di Indonesia
Year: 2017
Type: article
Abstract: Dengan memfokuskan analisisnya atas kasus Salafisme di Indonesia dan internet, tulisan ini berargumen bahwa tidaklah akurat pandangan yang menyatakan adanya ketidaksejalanan antara internet dan agama yang sebenarnya lebih didasarkan pada teori sekularisasi yang menekankan ketidaksepadanan hakiki antara agama dan modernitas. Internet pada kenyataannya menyediakan peluang-peluang baru yang ternyata disambut dengan baik oleh komunitas agama dan dijadikannya bagian dari budayanya sesuai kepentingan dan kebutuhannya. Media baru ini telah memberikan manfaat bagi agama dengan kemampuannya menjadi fasilitas dan alat baru bagi kepentingan agama dan penganutnya. Respon positif agama ini terlihat dalam penggunaan internet oleh Salafis yang dapat dikategorikan dalam empat bentuk penggunaan: ideologis, polemis, kontekstual, dan strategis. Semua bentuk penggunaan internet ini menunjukkan dengan jelas adanya dampak positif internet bagi agama dan kemampuan agama untuk menjadi bagian dari modernitas demi kepentingan dan keperluannya dengan cara mengadopsi dan mengadaptasi produk modernitas seperti internet.
Source: Jurnal Komunikasi Indonesia
Author: Asep Muhamad Iqbal
Institution: Murdoch University
Language: Indonesian
Subfield: Philosophy
Field: Arts and Humanities
Domain: Social Sciences
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W418925447
