Aktivitas Night Owl (budaya Ngalong) Ojek Online Di Makassar: Studi Kasus Perubahan Perilaku Aktivitas Kerja Driver Online Pasca Pandemi
Year: 2023
Type: article
Abstract: Berkembangnya aplikasi transportasi seperti Grab dan Gojek pada awal 2017 dan disusul oleh Maxim setelahnya, ternyata banyak membawa perubahan yang cukup signifikan. Tidak hanya masyarakat, khalayak secara umum dapat bepergian ke mana-mana dan memesan berbagai makanan secara online dan ternyata keuntungan maksimal juga dapat dinikmati oleh orang-orang yang mendaftarkan dirinya sebagai mitra Grab atau Gojek atau dengan istilah populernya driver Ojol (Ojek Online). Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan perubahan perilaku aktivitas kerja sosial pada pekerja transportasi online sebelum dan setelah covid 19 di Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik dan Penentuan subjek penelitian dilakukan melalui metode purposive sampling. Penelitian ini menemukan bahwa pekerja early bird adalah istilah yang melekat terhadap mitra driver yang beroperasi pada pagi hingga sore hari, secara umum mitra ini berkonsentrasi atau fokus menunggu dan mencari pesanan pada pagi hingga sore hari sebelum diberlakukannya social distancing. Pekerja ngalong atau night owl merupakan istilah lazim yang sering disematkan kepada individu yang melakukan banyak aktivitas pada malam hari (begadang). Mitra atau driver yang beroperasi dan bekerja pada malam hari diistilahkan oleh komunitas sesama driver dengan istilah ngalong. Perubahan budaya atau perilaku pola kerja ini marak dikalangan driver atau mitra, di mana hal ini muncul sebagai akibat dari menurunnya jumlah pesanan akibat terbatasnya aktivitas karena pembatasan sosial atau social distancing pada masa Covid-19 yang melanda Indonesia dan Kota Makassar pada khususnya.
Institution: State University of Makassar
Language: Indonesian
Subfield: Sociology and Political Science
Field: Social Sciences
Domain: Social Sciences
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W4391367643
