Rasio natrium/kalium urin dan rasio LDL/HDL serum yang tinggi sebagai faktor risiko preeklamsia dengan gambaran berat
Year: 2024
Type: article
Study design: Observational Study
Abstract: Background: Preeclampsia is new-onset hypertension accompanied by organ dysfunction, including proteinuria that occurs after twenty weeks of gestation. An increase in the LDL/HDL ratio in pregnancy will increase the risk of endothelial dysfunction which is thought to be the cause of preeclampsia. Endothelial dysfunction will cause an imbalance in production between vasodilators and vasoconstrictors which will cause preeclampsia which can develop into severe preeclampsia. Therefore, this study aims to investigate high urinary sodium/potassium and serum LDL/HDL ratios as risk factors for severe preeclampsia in pregnant women at Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Hospital. Methods: This study is an analytical case control study that assesses the ratio of urine sodium/potassium and serum LDL/HDL. The case group is preeclamptic pregnancies with severe features and the controls are normal pregnancies. Then a comparison was made between the two groups. Results: It was found that a high urine sodium/potassium ratio (>3.95) and a high serum LDL/HDL ratio (>2.6) were significant risk factors for severe preeclampsia. Where a high urine sodium/potassium ratio increases the risk of severe preeclampsia up to 11 times (OR 11.16; 95% CI 2.86-43.46; p <0.001). A high LDL/HDL ratio was also found to be a significant risk factor for preeclampsia with up to 23 times more severe symptoms (OR 23.22; 95% CI 5.101-105.728; p <0.001). Conclusion: High urine sodium/potassium ratio and serum LDL/HDL are predictors of severe preeclampsia. Pregnant women with a high urine sodium/potassium ratio have up to 11 times the risk of severe preeclampsia. Pregnant women with a high serum LDL/HDL ratio have a risk of preeclampsia with severe symptoms up to 23 times higher. Latar Belakang: Preeklamsia adalah hipertensi onset baru yang disertai disfungsi organ, termasuk proteinuria yang didapatkan setelah usia kehamilan dua puluh minggu. Peningkatan rasio LDL/HDL pada kehamilan akan meningkatkan risiko disfungsi endotel yang diduga menjadi penyebab preeklamsia. Disfungsi endotel akan menyebabkan ketidakseimbangan produksi antara vasodilator dan vasokonstriktor yang akan menyebabkan preeklamsia yang dapat berkembang menjadi preeklamsia dengan gambaran berat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki rasio natrium/kalium urin dan LDL/HDL serum yang tinggi sebagai faktor risiko preeklamsia dengan gambaran berat pada ibu hamil di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik kasus kontrol yang menilai rasio natrium/kalium urin dan LDL/HDL serum. Kelompok kasus adalah kehamilan preeklamsia dengan gambaran berat dan kontrol adalah kehamilan normal. Kemudian dilakukan perbandingan antara kedua kelompok. Hasil: Didapatkan rasio natrium/kalium urin yang tinggi (>3.95) dan rasio LDL/HDL serum yang tinggi (>2.6) merupakan faktor risiko signifikan terjadinya preeklamsia dengan gambaran berat. Dimana rasio natrium/kalium urin yang tinggi meningkatkan risiko terjadinya preeklamsia dengan gambaran berat hingga 11 kali lipat (OR 11,16; IK95% 2.86-43.46; p <0,001). Rasio LDL/HDL yang tinggi juga didapatkan menjadi faktor risiko signifikan untuk terjadinya preeklamsia dengan gambaran berat hingga 23 kali lipat (OR 23,22; IK95% 5.101- 105.728; p <0,001). Simpulan: Rasio natrium/kalium urin dan LDL/HDL serum yang tinggi merupakan prediktor terjadinya preeklamsia dengan gambaran berat. Ibu hamil dengan rasio natrium/kalium urin yang tinggi memiliki risiko preeklamsia dengan gambaran berat hingga 11 kali lipat. Ibu hamil dengan rasio LDL/HDL serum yang tinggi memiliki risiko preeklamsia dengan gambaran berat hingga 23 kali lipat.
Source: Intisari Sains Medis
Institution: Udayana University
Language: English
Subfield: Obstetrics and Gynecology
Field: Medicine
Domain: Health Sciences
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W4402184273
