Work

Etnobotani dan Distribusi Jenis Tumbuhan Berkhasiat Obat Pada Masyarakat Desa Candipuro, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang

Year: 2024
Type: article
Abstract: Ethnobotany is the study of information about how ethnic groups, tribes, communities, and their environment historically or locally use and manage plants. The purpose of this study was to obtain data on plant species, plant benefits, plant parts that are utilized and how to process plants as medicinal plants by the community in Candipuro Village, Candipuro District, Lumajang Regency. Semi-structured interviews with respondents who know or have used medicinal plants were used to collect data on medicinal plants. The selection of respondents was carried out using the Snowball Sampling technique, namely by identifying Key Person (Key Figure). People in Candipuro village use 32 plant species from 19 families, each of which has benefits in curing diseases. Plant parts such as tubers, rhizomes, leaves, flower fruits, bark, seeds, gels, and fronds are utilized or processed as ABSTRAKEtnobotani merupakan studi tentang informasi mengenai bagaimana kelompok etnis, suku, masyarakat, dan lingkungannya secara historis atau lokal menggunakan dan mengelola tumbuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data mengenai jenis tumbuhan, manfaat tumbuhan, bagian tumbuhan yang dimanfaatkan serta cara mengolah tumbuhan sebagai tumbuhan berkhasiat obat oleh masyarakat di Desa Candipuro, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Wawancara semi-terstruktur dengan responden yang mengenal atau pernah menggunakan tumbuhan obat digunakan untuk mengumpulkan data tentang tumbuhan obat. Pemilihan responden dilakukan dengan teknik Snowball Sampling, yaitu dengan mengidentifikasi Key Person (Tokoh Kunci). Masyarakat di desa Candipuro menggunakan 32 spesies tumbuhan dari 19 familia yang mana masing masing tumbuhan memiliki manfaat dalam menyembuhkan penyakit. Bagian tumbuhan seperti umbi, rimpang, daun, buah bunga, kulit batang, biji, gel, dan pelepah dimanfaatkan atau diolah sebagai tumbuhan obat. Masyarakat menggunakan cara merebus, memotong, menumbuk, mengukus, memeras, dan mengonsumsi langsung sebagai metode pengolahan tumbuhan obat. Persebaran Tumbuhan Berkhasiat Obat pada 4 dusun yang ada di Desa Candipuro, yaitu pada Dusun Krajan didapatkan jumlah frekuensi sebesar 72% sedangkan pada Dusun Candi wetan sebesar 44%, pada Dusun Panggung Lombok lor dan Dusun Panggung Lombok kidul sebesar 62%. Kata kunci: Etnobotani, Tumbuhan Berkhasiat Obat, Distribusi, Pemanfaatan.
Language: English
Subfield: Plant Science
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W4402438675
FWCI:
Cites:
Cited by:
Related to: