Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Buah Bit (Beta vulgaris L) Terhadap Bakteri Escherichia coli
Year: 2024
Type: article
Abstract: Beetroot fruits contain several secondary metabolite compounds including betalains, saponins and flavonoids. Betalains in beetroot are known to have antimicrobial and antiviral inhibitory effects. This study aims to determine the effect of antibacterial activity of beet fruit extract in inhibiting Escherichia coli bacteria by disc diffusion method. This study used a quantitative experimental method with a factorial Completely Randomized Design (CRD) with 3 replicates. Data analysis was performed using one way ANOVA to compare the diameter of the inhibition zone at each extract concentration with the control. The results of the inhibition test of Escherichia coli bacteria with beet fruit extract concentrations of 25%, 50%, 75%, 100% and positive control amoxylin showed sequential results of 1.075 mm, 1.012 mm, 1.123 mm, and 1.488 mm in the three replicates, then the positive control treatment with amoxylin antibiotic 1.268 and negative control with distilled water solvent, obtained an average inhibition zone of 0 mm. From the results of f count which is greater than f table with the acquisition of F count 20.2585 for Escherichia coli bacteria, so it can be concluded that giving the concentration of beet fruit extract (Beta vulgaris L) with the specified concentration gives a real influence on the growth of Escherichia coli bacteria with the formation of a clear zone around the disc. The BNT Escherichia coli test was found in the positive controlABSTRAKBuah bit memiliki kandungan beberapa senyawa metabolit sekunder diantaranya adalah betalain, saponin dan flavonoid. Betalain pada buah bit diketahui memiliki efek dapat menghambat antimikroba dan antivirus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas antibakteri ekstrak buah bit dalam menghambat bakteri Escherichia coli dengan metode difusi cakram. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 3 kali ulangan. Analisis data dilakukan menggunakan one way ANOVA untuk membandingkan diameter zona hambat pada setiap konsentrasi ekstrak dengan kontrol. Hasil uji daya hambat bakteri Escherichia coli dengan konsentrasi dari ektrak buah bit 25%, 50%, 75%, 100% dan kontrol positif dari amoxcilin menunjukan hasil secara berurutan 1,075 mm, 1,012 mm, 1,123 mm, dan 1,488 mm pada ketiga ulangan, kemudian perlakuan kontrol positif dengan antibiotik Amoxilin 1,268 dan kontrol negatif dengan pelarut akuades, didapatkan hasil rata-rata zona hambat 0 mm. Dari hasil uji tersebut diketahui bahwa rata-rata tertinggi di dapat pada konsentrasi 100% dan rata-rata terendah di dapat pada konsentrasi 50% untuk bakteri Escherichia coli. Dari hasil f hitung yang lebih besar dari f tabel dengan perolehan F hitung 20,2585 untuk bakteri Escherichia coli, sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian kosentrasi ekstrak buah bit (Beta vulgaris L) dengan konsentrasi yang di tentukan memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dengan terbentuknya zona bening di sekitaran cakram. Pengujian BNT Escherichia coli terdapat pada kontrol positif
Authors: Hilmi Hidayatullah, Faisal Faisal, Majida Ramadhan
Institution: Universitas Islam Malang
Language: English
Subfield: Food Science
Domain: Life Sciences
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W4402438684
