Work

Pengujian Mutu Susu Sapi Peranakan Friesian Holstein (pfh) Menggunakan Metode Enzimatik Dan Mikroskopik Di Cv. Milkindo Berka Abadi

Year: 2024
Type: article
Abstract: Milk quality testing is a crucial aspect in the dairy industry, conducted through two main approaches: enzymatic testing, specifically the reduction power test, and microscopic examination. Enzymatic testing is used to estimate the bacterial count in milk, which affects the milk's quality and reduction power. The microscopic approach highlights the biological structure of fresh milk that influences its quality. The aim of this research is to assess milk quality by estimating the bacterial count and understanding the biological structure of milk. The research method employed is descriptive qualitative research, which allows for understanding and describing phenomena without quantitative measurements. The results of enzymatic testing using 1% methylene blue showed that the blue color reduction time reached ≥8 hours, with the bacterial count in milk exceeding 500,000 CFU. Meanwhile, microscopic examination of milk structure revealed images of fat and casein structures in milk. Milk globules affect the physical and organoleptic properties of milk and play a role in cream formation and milk emulsion properties. On the other hand, casein is the main component of milk solids. The microscopic structure of casein, or casein microcomplexes, is an indicator of fresh milk quality. Enzymatic testing results indicate good milk quality or within safe consumption limits. Milk is considered of good quality (grade I) if the blue color disappears within 8 hours or more ≥8; <5×10⁵ CFU. Keywords: Casein, Enzymatic, Enzyme Activity, Fat, Methylene Blue, Microscopy. ABSTRAKPengujian mutu susu menjadi aspek penting dalam industri susu yang dilakukan melalui dua pendekatan utama yaitu pengujian enzimatik, khususnya uji daya reduksi dan mikroskopik. Pengujian enzimatik digunakan untuk memperkirakan jumlah bakteri dalam susu, yang mempengaruhi mutu dan daya reduksi susu Pendekatan mikroskopik menyoroti struktur biologis susu segar yang mempengaruhi kualitasnya.. Tujuan penelitian adalah menilai mutu susu melalui perkiraan jumlah bakteri dan memahami struktur biologis susu. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, yang memungkinkan pemahaman dan deskripsi fenomena tanpa pengukuran kuantitatif. Hasilnya pengujian enzimatis menggunakan metil biru 1%, lamanya warna biru tereduksi mencapai ≥8 jam, dengan jumlah bakteri dalam susu >500.000 CFU. Sedangkan pengujian mikroskopis tentang struktur susu diperoleh gambar struktur lemak dan kasein pada susu. Globula susu memengaruhi sifat fisik dan organoleptik susu serta berperan dalam pembentukan krim dan sifat emulsi susu. Di sisi lain, kasein menjadi komponen utama padatan susu. Struktur mikroskopis kasein, atau mikrokompleks kasein, adalah indikator kualitas susu segar. Hasil pengujian secara enzimatis menggambarkan kualitas susu yang baik atau dalam batas yang aman untuk dikonsumsi. Susu dikatakan baik (mutu I) jika warna biru hilang dalam waktu 8 jam atau lebih ≥8; <5×10⁵ CFU. Kata kunci : Enzimatik, Kasein, Lemak, Metil biru, Mikroskopis.
Language: English
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W4402438791
FWCI:
Cites:
Cited by:
Related to: 10