Work

Analysis of Determinants of Underutilization of VIA Test on Early Discovery of Cervical Cancer in Cimahi City

Year: 2024
Type: article
Study design: Observational Study
Abstract: Cervical cancer ranks second with 36,633 cases and third in mortality with 21,003 deaths. In 2021, early detection screenings for cervical cancer in Cimahi City among women aged 30-50 years covered 101,289 individuals, with 2,883 (2.85%) of them undergoing the visual inspection with acetic acid (VIA) method. This reflects the low utilization of the VIA test in Cimahi City. The objective of this study is to identify determinants of the low utilization of the VIA test for early detection of cervical cancer in Cimahi City. This research is an analytical study using a cross-sectional study design. Data were collected as primary data through interview questionnaires and secondary data. The population consisted of women aged 30-50 years, with a sample size of 216 respondents, selected through cluster random sampling. Data analysis was performed using univariate frequency and bivariate chi-square analysis. Significant variables included the mother’s age, exposure to VIA test campaigns, knowledge, and husband’s support. Reasons for not undergoing the VIA test included lack of information, shame, fear, lack of permission from the husband, and feeling unprepared. Recommendations for the Health Department include prioritizing campaigns for VIA testing, providing information on the VIA test and cervical cancer, and offering alternative self-administered screening options to alleviate feelings of shame, fear, and unpreparedness.Keywords: Cervical Cancer, VIA, Visual Inspection with Acetic AcidAnalisis Determinan Kurangnya Pemanfaatan IVA Tes Pada Penemuan Dini Kanker Serviks di Kota CimahiKanker serviks menempati peringkat ke 2 sebanyak 36.633 kasus dan menempati peringkat ke 3 kematian 21.003 orang. Pemeriksaan deteksi dini kanker serviks di Kota Cimahi pada tahun 2021 pada kelompok wanita usia 30-50 tahun diperoleh 101.289 orang dan wanita usia 30-50 tahun yang diperiksa melalui metode inspeksi visual asam asetat (IVA) sebanyak 2.883 (2,85%). Hal ini menunjukkan bahwa masih kurangnya pemanfaatan IVA test di Kota Cimahi. Tujuan penelitian ini diketahuinya determinan kurangnya pemanfaatan IVA test pada penemuan dini kanker serviks di Kota Cimahi. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain cross sectional study. Data yang dikumpulkan adalah data primer dengan kuesioner wawancara dan data sekunder. Populasi yaitu Wanita usia 30-50 tahun. Besar sampel dalam penelitian sebanyak 216 sampel. Teknik pengambilan sampel dengan cluster random sampling. Analisis data univariat dengan frekuensi dan bivariat chi square. Variabel yang signifikan yaitu usia ibu, mendapatkan kampanye IVA test, pengetahuan dan dukungan suami. Alasan tidak melakukan IVA test karena Tidak mengetahui informasinya, malu, takut, tidak diizinkan suami dan belum siap. Saran untuk Dinas Kesehatan agar memprioritaskan memberikan kampanye pemeriksaan IVA test, informasi terkait IVA test dan kanker serviks serta menawarkan alternatif pemeriksaan kanker serviks yang dapat dilakukan sendiri untuk mengurangi rasa malu, takut dan belum siap.Kata kunci: Kanker Serviks, IVA, Inspeksi Visual Asam Asetat
Authors: Nasir Ahmad, Nanik Cahyati
Language: English
Field: Medicine
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W4403904754
FWCI:
Cites:
Cited by:
Related to: 10