Work

Korelasi perilaku konsumsi minuman manis dan kesehatan mental pada mahasiswa keperawatan

Year: 2024
Type: article
Study design: Observational Study
Abstract: Background: Currently various trendy beverages and other innovative drinks have become widespread in various places. The presence of these trendy beverages is increasingly popular in Indonesia, especially among the younger generation. Unbeknownst to many, excessive consumption of sweet beverages is one of the indicators that can have a negative impact on mental health.Purpose: To examine the correlation between sweet beverages consumption behavior and mental health among nursing students.Method: Descriptive analytical design with a cross-sectional approach involving 239 nursing students. The measuring instruments used were the behavior of consuming sweet drinks using a risky food consumption behavior questionnaire and a questionnaire to measure mental health using an emotional mental health questionnaire. Spearman's correlation was used to test the relationship between variables.Results: The highest frequency of sweet beverage consumption behavior among nursing students was in the category of 1-2 times per week, with 78 participants (32.6%). A high prevalence of mental disorders was found among 186 participants (77.8%). The sweet beverage consumption behavior correlated significantly with mental health (r=0.027, p=0.049). Conclusion: Nursing students who regularly consumed sweet beverages also experienced more severe mental disorders. Reducing sweet beverage intake might be considered as part of strategies to improve their mental health. Suggestion: For students to make behavioral changes by choosing healthier beverage products and for lecturers to pay more attention to the lecture load given to students and also often carry out recreational activities with students. Keywords: Mental Health; Nursing Students; Sweet Beverage Consumption Behavior. Pendahuluan: Saat ini berbagai minuman kekinian dan inovatif lainnya telah merajalela di berbagai tempat. Kehadiran berbagai minuman ini semakin populer di Indonesia, terutama di kalangan generasi muda. Tanpa disadari perilaku konsumsi minuman manis secara berlebihan merupakan salah satu indikator yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mental. Tujuan: Untuk menguji korelasi antara perilaku konsumsi minuman manis dan kesehatan mental pada mahasiswa keperawatan Metode: Desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional digunakan dalam penelitian ini yang melibatkan 239 mahasiswa keperawatan. Alat ukur yang digunakan yaitu perilaku konsumsi minuman manis menggunakan kuesioner perilaku konsumsi makanan beresiko dan kuesioner untuk mengukur kesehatan mental menggunakan kuesioner kesehatan mental emosional. Korelasi Spearman digunakan untuk meneliti hubungan antara variabel-variabel. Hasil: Perilaku mengonsumsi minuman manis pada mahasiswa keperawatan paling tinggi didapati pada kategori 1-2x/minggu dengan jumlah partisipan 78 (32.6%). Prevalensi gangguan mental yang tinggi ditemukan dalam penelitian ini, dengan jumlah 186 peserta (77.8%). Perilaku minuman manis berkorelasi signifikan dengan kesehatan mental (r=0.027; p=0.049). Simpulan: Mahasiswa keperawatan yang secara teratur mengonsumsi minuman manis mengalami gangguan mental yang lebih parah. Mengurangi asupan minuman manis mungkin dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan kesehatan mental mereka. Saran: Kepada mahasiswa agar melakukan perubahan perilaku dengan memilih produk minuman yang lebih sehat serta bagi dosen untuk lebih memperhatikan beban kuliah yang diberikan kepada mahasiswa dan juga sering melakukan kegiatan rekreasi bersama mahasiswa. Kata Kunci: Kesehatan Mental; Mahasiswa Keperawatan; Perilaku Konsumsi Minuman Manis.
Language: English
Field: Nursing
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W4406076791
FWCI:
Cites:
Cited by:
Related to: 10