Analisis Hubungan Penggunaan dan Tagihan Air di PERUMDA Tirtawening Wilayah Penagihan 2 Kota Bandung Menggunakan Korelasi Spearman
Year: 2025
Type: conference-paper
Abstract: . PERUMDA Tirtawening Bandung City is responsible for managing water distribution in billing area 2. This study aims to examine the relationship between water consumption (PAKAI) and water billing amount (TJTG). The data used are secondary data obtained from the Billing Account List (DRD) for July 2023 and payment data for August 2023. This study focuses on two main variables: water consumption (PAKAI) and water billing amount (TJTG). The Spearman correlation method is used to measure the strength and direction of the relationship between the two variables, as this method does not require assumptions of normal distribution in the data. The results of the analysis show a significant relationship between water consumption and water billing amount, with a Spearman correlation coefficient (ρ) of 0,9871 and a very small p-value (<2,2×10^(-16)). This value indicates a very strong positive correlation, where an increase in water consumption is positively correlated with an increase in the water billing amount. The findings of this study can be used as input for PERUMDA Tirtawening to optimize tariff policies and improve billing services. Additionally, the results can be used to enhance monitoring and management of water consumption in billing area 2, supporting operational efficiency and service quality improvement. Abstrak. PERUMDA Tirtawening Kota Bandung bertanggung jawab atas pengelolaan distribusi air di wilayah penagihan 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara pemakaian air (PAKAI) dan jumlah tagihan air (TJTG). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Daftar Rekening Ditagihkan (DRD) bulan Juli 2023 dan data pembayaran bulan Agustus 2023. Penelitian ini berfokus pada dua variabel utama, yaitu pemakaian air (PAKAI) dan jumlah tagihan air (TJTG). Metode korelasi Spearman digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah hubungan antara kedua variabel tersebut, karena metode ini tidak memerlukan asumsi distribusi normal pada data. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pemakaian air dan jumlah tagihan air, dengan koefisien korelasi Spearman (ρ) sebesar 0,9871 dan p-value yang sangat kecil (<2,2×10^(-16)). Nilai tersebut menunjukkan korelasi positif yang sangat kuat, di mana peningkatan pemakaian air berkorelasi positif dengan peningkatan jumlah tagihan air. Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi PERUMDA Tirtawening untuk mengoptimalkan kebijakan tarif dan meningkatkan pelayanan penagihan. Selain itu, hasil penelitian ini juga dapat digunakan untuk memperbaiki pemantauan dan pengelolaan konsumsi air di wilayah penagihan 2, guna mendukung efisiensi operasional serta peningkatan kualitas layanan.
Authors: Desty Windri Fitriana, Reny Rian Marliana
Institution: Bandung Islamic University
Language: English
Subfield: Ocean Engineering
Field: Engineering
Domain: Physical Sciences
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W4408131018
