Effectiveness of Kunyit (Curcuma domestica) and Temulawak (Curcuma xanthoriza) Additions in Commercial Feeding on the Growth and Life Existence of Mask Fish (Cyprinus carpio)
Year: 2025
Type: article
Abstract: This study aims to evaluate the effectiveness of adding turmeric (Curcuma domestica) and temulawak (Curcuma xanthorrhiza) flour in commercial feed on the growth and survival of carp (Cyprinus carpio). The study was conducted for 30 days using a completely randomised design (CRD) with four treatments and three replicates. The treatments included commercial feed without additions (control), feed with 25 g turmeric flour/kg, feed with 12 g temulawak flour/kg, and a combination of 25 g turmeric + 12 g temulawak/kg. Parameters observed included absolute weight growth, absolute length gain, feed utilisation efficiency, feed conversion ratio (FCR), survival rate, and water quality. The results showed that the treatment with a combination of turmeric and temulawak produced the best growth and feed efficiency compared to other treatments, although statistically did not show significant differences (p> 0.05). The fish survival rate in the combination treatment reached 100%, which is higher than that of other treatments. During the study, water quality remained optimal for carp farming. Thus, adding turmeric and ginger flour can improve feed efficiency and fish survival. However, further research is needed to determine the optimal dose for fish growth. Keywords: Curcuma domestica, Curcuma xanthorrhiza, feed, growth, carp Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penambahan tepung kunyit (Curcuma domestica) dan temulawak (Curcuma xanthorrhiza) dalam pakan komersial terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan mas (Cyprinus carpio). Penelitian dilakukan selama 30 hari menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang diberikan meliputi pakan komersial tanpa tambahan (kontrol), pakan dengan 25 gr tepung kunyit/kg, pakan dengan 12 gr tepung temulawak/kg, serta kombinasi 25 gr kunyit + 12 gr temulawak/kg. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan berat mutlak, pertambahan panjang mutlak, efisiensi pemanfaatan pakan, rasio konversi pakan (FCR), tingkat kelangsungan hidup, serta kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan kombinasi kunyit dan temulawak menghasilkan pertumbuhan dan efisiensi pakan terbaik dibandingkan perlakuan lainnya, meskipun secara statistik tidak menunjukkan perbedaan signifikan (p > 0,05). Tingkat kelangsungan hidup ikan pada perlakuan kombinasi mencapai 100%, lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Kualitas air selama penelitian tetap dalam kisaran optimal untuk budidaya ikan mas. Dengan demikian, penambahan tepung kunyit dan temulawak dalam pakan dapat meningkatkan efisiensi pakan dan kelangsungan hidup ikan, namun diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan dosis optimal yang memberikan hasil signifikan terhadap pertumbuhan ikan. Kata kunci: Tepung Kunyit, Temulawak, pakan, pertumbuhan, ikan mas.
Source: JURNAL ILMIAH PLATAX
Authors: Indra, Yuniarti Koniyo, Indra G. Ahmad
Institutions: State University of Gorontalo, Universitas Gorontalo
Language: English
Subfield: Aquatic Science
Domain: Life Sciences
SDG: Zero hunger
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W4410635183
