Work

Pengembangan Modul Pembelajaran Pemrograman Programmable Logic Controller (plc) Dasar Dengan Model Pengenalan Pola Runtut-terkondisi (pprt)

Year: 2025
Type: article
Abstract: Advances in technology and education demand great effort to learn knowledge in depth. However, for reasons of practicality and efficiency, much of the material learnt is covered in less depth or with low frequency. This will limiting the understanding and meaningful learning does not achieved. Cognitive bias such as the curse of knowledge and the illusion of truth effect, reduce the quality of the learning process leading to less than optimal learning. Modern education must overcome these obstacles through active, collaborative and globally relevant learning. The use of learning strategies such as theory-based learning followed by repetitive simulated and real-world practice is important to increase student engagement. To support this, a Sequential-Conditioned Pattern Recognition (SCPR) model was developed, with basic PLC programming as the context. The topic of PLC programming was chosen as it is an important aspect in industrial automation. The results of material validation reached 93.70%, media validation 93.85%, and written question trial on big group is 85.00%. The overall average shows a feasibility level of 90.85% which indicates that the basic PLC programming module is declared very feasible. Kemajuan teknologi dan pendidikan menuntut usaha besar untuk mempelajari ilmu secara mendalam. Namun, karena alasan kepraktisan dan efisiensi, banyak materi yang dipelajari dibahas kurang mendalam atau dengan frekuensi yang rendah. Sehingga hal tersebut membatasi pemahaman dan tidak tercapainya pembelajaran bermakna. Praanggapan kognitif seperti kutukan pengetahuan dan efek ilusi kebenaran, mengurangi kualitas proses belajar yang menyebabkan pembelajaran kurang maksimal. Pendidikan modern harus mengatasi kendala ini melalui pembelajaran aktif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan global. Penggunaan strategi belajar seperti pembelajaran berbasis teori yang langsung dilanjutkan praktik secara simulasi dan nyata yan berulang penting untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik. Untuk mendukung hal ini, model pengenalan pola runtut-terkondisi (PPRT) dikembangkan, dengan konteks pemrograman PLC dasar. Topik pemrograman PLC dipilih karena merupakan aspek penting dalam otomasi industri. Hasil validasi materi mencapai 93,70%, validasi media 93,85%, dan uji coba soal tertulis kelompok besar 85,00%. Rata-rata keseluruhan menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 90,85% yang menunjukkan bahwa modul pemrograman PLC dasar dinyatakan sangat layak.
Source: EDUTECH
Language: English
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W4410969168
FWCI:
Cites:
Cited by:
Related to: 10