Work

Gambar Allah yang Ternoda: Menggugat Human Trafficking dengan dasar Teologi Imago Dei dalam Perspektif Perjanjian Baru

Year: 2025
Type: article
Abstract: The New Testament, through verses such as Colossians 1:15 and Hebrews 1:3, emphasizes the importance of understanding and living out the concept of Imago Dei (the image of God) as a theological and ethical foundation in Christian life. Christ, as "the image of the invisible God" and "the radiance of God's glory," exemplifies how human life should be valued and honored, as well as how the dignity of every individual must be restored and liberated from all forms of oppression. As part of the church's mission, embodying the image of God leads to a tangible response to modern slavery, which is a form of human exploitation that undermines the essence of humanity. The church is called to raise awareness of this social evil and engage in efforts to free victims of modern slavery. This includes advocacy, support for institutions assisting victims, and the development of communities that uphold the values of justice, love, and human dignity. Living out the image of God is not merely a theological doctrine but a call to action in liberating humanity from modern slavery, upholding divine principles that prioritize human dignity in a world filled with injustice. Abstrak Kitab Perjanjian Baru, melalui ayat-ayat seperti Kolose 1:15 dan Ibrani 1:3, menekankan pentingnya pemahaman dan penghidupan konsep Imago Dei (gambar Allah) sebagai landasan teologis dan etis dalam kehidupan Kristen. Kristus, sebagai "gambar Allah yang tidak kelihatan" dan "cahaya kemuliaan Allah," menunjukkan teladan bagaimana seharusnya hidup manusia dihargai dan dihormati, serta bagaimana martabat setiap individu harus dipulihkan dan dibebaskan dari segala bentuk penindasan. Sebagai bagian dari misi gereja, penghidupan gambar Allah mengarah pada respons nyata terhadap perbudakan modern, yang merupakan bentuk eksploitasi manusia yang merusak esensi kemanusiaan. Gereja dipanggil untuk mengangkat kesadaran tentang kejahatan sosial ini dan terlibat dalam upaya pembebasan korban perbudakan modern. Ini melibatkan tindakan advokasi, dukungan terhadap lembaga yang membantu korban, serta pembangunan komunitas yang mendukung nilai-nilai keadilan, kasih, dan martabat manusia. Penghidupan gambar Allah bukan hanya sebuah ajaran teologis, tetapi panggilan untuk bertindak dalam membebaskan umat manusia dari perbudakan modern, dengan menegakkan prinsip-prinsip ilahi yang mengutamakan martabat manusia dalam dunia yang penuh ketidakadilan.
Language: English
Open Access status: hybrid
OpenAlex ID: W4411396013
FWCI:
Cites:
Cited by:
Related to: 10