Work

Sexual Violence Survivor Resistance: Reclaiming Safe Spaces for Santriwati in Pesantren

Year: 2025
Type: article
Abstract: The persistent issue of gender-based sexual violence, particularly within Indonesian pesantren (Islamic boarding schools), necessitates urgent scholarly attention due to its underreported nature and the unique power dynamics at play, often exacerbated by the exclusive and autonomous educational system. Existing research predominantly focuses on the causes and prevention of sexual violence in pesantren, largely overlooking the agency and resistance of survivors. This study addresses this gap by investigating how survivors of sexual violence in pesantren transform from perceived helpless victims into empowered subjects, the complexities they face, their methods of resistance, and the impact of their defiance. Utilizing a qualitative literature review approach, this research synthesized findings from 20 relevant studies (7 from Indonesia focusing on pesantren and 14 international studies on survivor resistance). Data analysis involved thematic categorization of findings related to female image in pesantren and survivor resistance, interpreted through radical feminist theory and agency theory. The study reveals that despite deeply entrenched patriarchal and feudal structures, survivors actively construct agency and engage in various forms of resistance, both individual and collective, significantly impacting public awareness and legal outcomes. Keywords: Resistance; Survivors; Sexual Violence; Pesantren; Santriwati.Abstrak Isu kekerasan seksual berbasis gender yang terus berlanjut, terutama di pesantren, membutuhkan perhatian ilmiah yang mendesak karena sifatnya yang jarang dilaporkan dan dinamika kekuasaan yang unik, yang sering kali diperparah oleh sistem pendidikan yang eksklusif dan otonom. Penelitian yang ada saat ini umumnya berfokus pada penyebab dan pencegahan kekerasan seksual di pesantren, yang sebagian besar mengabaikan agensi dan perlawanan para penyintas. Penelitian ini membahas kesenjangan ini dengan menyelidiki bagaimana para penyintas kekerasan seksual di pesantren bertransformasi dari korban yang dianggap tidak berdaya menjadi subjek yang berdaya, kompleksitas yang mereka hadapi, metode perlawanan mereka, dan dampak dari pembangkangan mereka. Dengan menggunakan pendekatan tinjauan literatur kualitatif, penelitian ini mensintesiskan temuan dari 20 studi yang relevan (7 dari Indonesia yang berfokus pada pesantren dan 14 studi internasional tentang perlawanan penyintas). Analisis data melibatkan kategorisasi tematik dari temuan-temuan yang berkaitan dengan citra perempuan di pesantren dan perlawanan penyintas, yang ditafsirkan melalui teori feminis radikal dan teori agensi. Penelitian ini mengungkapkan bahwa terlepas dari struktur patriarki dan feodal yang mengakar kuat, para penyintas secara aktif membangun agensi dan terlibat dalam berbagai bentuk perlawanan, baik individu maupun kolektif, yang secara signifikan berdampak pada kesadaran publik dan advokasi hukum. Kata Kunci: Perlawanan; Penyintas; Kekerasan Seksual; Peantren; Santriwati.
Language: English
Subfield: Gender Studies
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W4411459974
FWCI:
Cites:
Cited by:
Related to: 10