Work

Pelaksanaan Rehabilitasi Terumbu Karang Secara Partisipatif Di Kampung Sauwandarek Distrik Meos Mansar Kabupaten Raja Ampat

Year: 2025
Type: article
Abstract: Coral reefs that have been damaged need to be restored using rehabilitation methods, considering their crucial functions and benefits for both nature and humans. One effective method of coral rehabilitation is coral transplantation. The objective of this community service activity is to restore and preserve the coral reef ecosystem in Sauwandarek Village through coral transplantation using spider web media, while also raising community awareness by actively involving them in coral reef restoration efforts. The activity began with a survey of the transplantation site in Sauwandarek Village, followed by the construction of spider-shaped iron frames to serve as transplant media. Subsequently, the village community and local officials were introduced to the transplantation process, including its functions and benefits. Acropora sp. coral fragments were then collected, tied, and placed at the designated site. A total of 90 spider frames were constructed, each holding 17 coral fragments. These spider frames were placed in waters with damaged coral reefs at a depth of 4–7 meters, where the substrate primarily consisted of sand and coral rubble. As a result of this initiative, local communities, tourists, and security forces actively participated in attaching coral fragments to the transplant media. Additionally, the community and tourists collaborated in maintaining the transplants, benefiting both the local population and the ecosystem. Stakeholders were also engaged in policy-making to support ecosystem conservation for the collective well-being, particularly in Sauwandarek Village, Meos Mansar District, Raja Ampat Regency, Southwest Papua Province. --- Terumbu karang yang mengalami kerusakan perlu untuk dipulihkan kembali dengan metode rehabilitasi mengingat fungsi dan manfaatnya yang sangat penting untuk alam dan manusia, salah satu metode rehabilitasi karang yang dapat diterapkan yaitu dengan melakukan transplantasi karang. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu untuk pemulihan dan pelestarian ekosistem terumbu karang di Kampung Sauwandarek melalui kegiatan transplantasi karang menggunakan menggunakan media jaring laba-laba (web spyder) serta meningkatkan kepedulian masyarakat dengan pelibatan secara aktif dalam kegiatan pemulihan terumbu karang. Kegiatan ini diawali dengan survei lokasi transplantasi di Kampung Sauwandarek kemudian dilakukan proses pembuatan rangka besi berbentuk spyder sebagai media transplantasi. Setelah itu, disosialisasikan kepada masyarakat kampung dan aparat kampung tentang kegiatan transplantasi, fungsi dan manfaat kegiatan, kemudian dilakukan pengambilan bibit dari jenis Acropora sp, pengikatan dan peletakkan di lokasi yang telah ditentukan. Rangka spyder dibuat sebanyak 90 buah yang diikat sebanyak 17 fragmen dalam 1 media. Media web spyder tersebut diletakkan pada perairan yang terumbu karangnya mengalami kerusakan di kedalaman 4-7 meter dengan substrat yang didominasi oleh pasir dan patahan karang (rubble). Hasil dari kegiatan ini yaitu masyaraka lokal, wisatawan dan aparat keamanan melakukan kegiatan pengikatan fragmen ke media transplantasi. Selain itu, masyarakat dan wisatawan bersama-sama menjaga transplantasi yang bermanfaat bagi masyarakat maupun ekosistem serta pelibatan pemangku kepentingan dalam pembuatan kebijakan dalam menjaga ekosistem untuk kepentingan bersama terutama di Kampung Sauwandarek Distrik Meos Mansar Kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua Barat Daya.
Language: English
Subfield: Ecology
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W4412091779
FWCI:
Cites:
Cited by:
Related to: 10