Household Education according to Abdulhamid AbuSulayman
Year: 2025
Type: article
Abstract: ENGLISH: The purpose of this study is to understand family issues from the perspective of Abu Sulayman's interpretation of the verses of the Qur'an, in accordance with the spirit of Islamic law. The method used was qualitative through literature research and content review, with data analysis using a hermeneutic and contextual approach based on the theories of Abdullah Saeed and Fazlur Rahman. The study's findings reveal the epistemological and structural innovations introduced by AbuSulayman in his work Marital Discord: Recapturing Human Dignity through the Higher Objectives of Islamic Law. Family education based on a comprehensive understanding of Qur'anic texts and hadith, supporting the well-being and virtue of women and children, while protecting their rights in accordance with Islamic law. In conclusion, AbuSulayman's thinking offers an inclusive and fair approach to understanding the dynamics of the household in Islamic law. The implications of this research are important for the development of family education that is more in line with the principles of gender justice and family rights in Islam.INDONESIAN:Tujuan kajian ini adalah memahami persoalan kekeluargaan dari perspektif penafsiran AbuSulayman terhadap ayat-ayat al-Qur'an, sesuai dengan semangat syariat Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui penelitian pustaka dan tinjauan isi, dengan analisis data menggunakan pendekatan hermeneutik dan dan konteksual berdasarkan teori Abdullah Saeed dan Fazlur Rahman. Hasil kajian menunjukkan adanya pembaharuan epistemologis dan struktural yang diperkenalkan AbuSulayman dalam karyanya Marital Discord: Recapturing Human Dignity through the Higher Objectives of Islamic Law. Pendidikan rumah tangga yang berbasis pemahaman komprehensif terhadap teks-teks al-Qur'an dan hadith, serta mendukung kesejahteraan dan kebajikan wanita dan anak-anak, sekaligus melindungi hak-hak mereka sesuai hukum Islam. Kesimpulannya, pemikiran AbuSulayman menawarkan pendekatan inklusif dan adil dalam memahami dinamika rumah tangga dalam hukum Islam. Implikasi penelitian ini penting untuk pengembangan pendidikan keluarga yang lebih sesuai dengan prinsip keadilan gender dan hak-hak keluarga dalam Islam.
Authors: Ahmad Nabil Amir, Tasnim Abdul Rahman
Institution: Sultan Zainal Abidin University
Language: English
Subfield: Education
Field: Social Sciences
Domain: Social Sciences
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W4412452131
