Uji Aktivitas Antijerawat dari Ekstrak Etanol dan Fraksi pada Daun Alpukat terhadap Bakteri Propionibacterium acnes
Year: 2025
Type: conference-paper
Abstract: . Acne is one of the most common skin problems, primarily caused by bacterial infections from Propionibacterium acnes. Excessive use of antibiotics can lead to resistance, hence the need for alternative natural treatments. Avocado leaves (Persea americana Mill.) contain active compounds such as flavonoids, alkaloids, and saponins that have antibacterial potential. This study aimed to evaluate the anti-acne activity of ethanol extract and its fractions (n-hexane, ethyl acetate, and water) with concentrasion 20%, 40%, 60%, and 80% against both bacteria. Extraction was carried out using the maceration method with 96% ethanol, followed by liquid-liquid fractionation. Antibacterial activity was tested using the agar diffusion method using wells to measure inhibition zones was determined. The results are expected to demonstrate the potential of avocado leaves as a safe and effective natural anti-acne agent. The results showed that while 80% water fraction gave the largest inhibition zone against Propionibacterium acnes. These results prove that avocado leaves have the potential as a natural antibacterial agent that is effective in inhibiting the growth of acne-causing bacteria. Abstrak. Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang umum, terutama disebabkan oleh infeksi bakteri Propionibacterium acnes. Penggunaan antibiotik secara berlebihan dapat menimbulkan resistensi, sehingga diperlukan alternatif pengobatan alami. Daun alpukat (Persea americana Mill.) diketahui memiliki kandungan senyawa aktif seperti flavonoid, alkaloid, dan saponin yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antijerawat dari ekstrak etanol dan fraksinya (n-heksan, etil asetat, dan air) dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, dan 80% terhadap bakteri tersebut. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, dilanjutkan dengan fraksinasi cair-cair. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi agar dengan menggunakan sumuran dan pengukuran zona hambat. Hasil pengujian diharapkan dapat menunjukkan potensi daun alpukat sebagai bahan alami antijerawat yang efektif dan aman. Hasil penelitian menunjukan bahwa fraksi air 80% memberikan zona hambat terbesar terhadap Propionibacterium acnes. Hasil ini membuktikan bahwa daun alpukat memiliki potensi sebagai agen antibakteri alami yang efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.
Authors: Indah Prayesti, Esti Rachmawati Sadiyah
Institution: Bandung Islamic University
Language: English
Subfield: Dermatology
Field: Medicine
Domain: Health Sciences
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W4413333192
