Work

Studi Kasus Pipe Stuck Pengeboran Sumur (SKW)-037 Lapangan PAD#B Pertamina EP Sukowati Kabupaten Bojonegoro: Analisis Diferential Pipe Sticking

Year: 2025
Type: conference-paper
Abstract: . One of the state-owned companies still active in this field is PT Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field, based in Tuban, East Java. In PT Pertamina EP's oil and gas exploration and production activities, drilling plays a crucial role. During the drilling of well (SKW)-037 in PAD#B Field, a spontaneous stall occurred after connecting the drill string and preparing to rotate. This issue was indicated by pipe sticking at 8530 ft depth. The study aims to analyze the causes of differential pipe sticking and its mitigation in drilling well (SKW)-037 at Pertamina EP Sukowati. The research used a descriptive quantitative method, gathering data on observed symptoms, defining objectives, planning approaches, and analyzing data to form conclusions. Based on the analysis, pipe sticking was due to soft shalestone formation, excessive Weight on Bit (WOB), and high differential pressure. A low cutting lift ratio further worsened the situation. Mitigation using HCl injection and gradual pulling successfully freed the pipe after 29.5 hours. The continued potential for sticking suggests the need for improved drilling procedures Abstrak. Kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas PT Pertamina EP tidak terlepas dari proses pengeboran. Pada operasi pengeboran sumur (SKW)-037 di Lapangan PAD#B, terjadi stall spontan setelah penyambungan rangkaian saat akan diputar. Indikasi masalah ini adalah pipe sticking pada kedalaman 8530 ft. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab differential pipe sticking dan penanggulangannya pada pengeboran sumur (SKW)-037 di Lapangan PAD#B Pertamina EP Sukowati. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, yaitu dengan mencari informasi gejala yang ada, mendefinisikan tujuan, merencanakan pendekatan, serta mengumpulkan dan menganalisis data. Berdasarkan analisis, jepitan pipa bor disebabkan oleh formasi shalestone lunak, penggunaan Weight on Bit (WOB) yang terlalu besar, serta tekanan diferensial tinggi. Rasio pengangkatan cutting yang rendah juga memperburuk kondisi. Upaya penanggulangan melalui injeksi HCl dan penarikan bertahap berhasil membebaskan pipa setelah 29,5 jam. Potensi jepitan masih tinggi, menunjukkan perlunya perbaikan prosedur pemboran
Language: English
Open Access status: hybrid
OpenAlex ID: W4413363906
FWCI:
Cites:
Cited by:
Related to: 10