Potret Konsep Diri dan Self Disclosure dalam Komunikasi Interpersonal Dewasa Muda yang mengalami Broken Home (Studi Kasus Pada Mahasiswa Di Kota Bandung)
Year: 2025
Type: conference-paper
Abstract: . Broken home family background has a significant influence on the formation of an individual's self-concept and self-disclosure in establishing interpersonal communication. This research aims to understand how individuals' past experiences growing up in incomplete families influence the way they view themselves and open up in social relationships. Through a qualitative case study approach, data was collected from in-depth interviews with three student participants in Bandung City who experienced broken homes. The research results show that family background has an impact on the level of self-confidence, the ability to build relationships, and the way individuals express emotions and personal experiences. Each participant showed unique communication patterns, ranging from closed tendencies due to past trauma to excessive openness as a form of seeking social validation. The role of the social environment, such as friends, partners and community, has proven to be crucial in reshaping a healthy self-concept and proportional openness. This research contributes to understanding the importance of social support and empathy in the emotional adaptation process of individuals from broken home backgrounds. Abstrak. Latar belakang keluarga broken home memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan konsep diri dan keterbukaan diri (self-disclosure) individu dalam menjalin komunikasi interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pengalaman masa lalu individu yang tumbuh dalam keluarga yang tidak utuh memengaruhi cara mereka memandang diri sendiri dan membuka diri dalam hubungan sosial. Melalui pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan dari wawancara mendalam terhadap tiga informan mahasiswa di Kota Bandung yang mengalami broken home. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang keluarga berdampak pada tingkat kepercayaan diri, kemampuan membangun relasi, serta cara individu mengekspresikan emosi dan pengalaman pribadi. Masing-masing informan menunjukkan pola komunikasi yang unik, mulai dari kecenderungan tertutup karena trauma masa lalu hingga keterbukaan yang berlebihan sebagai bentuk pencarian validasi sosial. Peran lingkungan sosial, seperti teman, pasangan, dan komunitas, terbukti krusial dalam membentuk kembali konsep diri yang sehat dan keterbukaan yang proporsional. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami pentingnya dukungan sosial dan empati dalam proses adaptasi emosional individu dari latar belakang broken home.
Institution: Bandung Islamic University
Language: English
Subfield: Social Psychology
Field: Psychology
Domain: Social Sciences
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W4413365463
