Work

Leukosit total dan rasio neutrofil limfosit serum yang tinggi sebagai faktor risiko infeksi bakteri Streptokokus Grup B pada ibu hamil dengan ketuban pecah dini preterm

Year: 2025
Type: article
Study design: Observational Study
Abstract: Background: Preterm premature rupture of membranes (PPROM) is a condition of rupture of the amniotic membranes without signs of delivery that occurs before 37 weeks of gestation. Group B Streptococcus (GBS) infection is one of the risk factors for preterm PPROM, but bacterial culture examination requires facilities and time to analyze culture results, so a simpler examination method is needed. This study aimed to evaluate total leukocytes and neutrophil-lymphocyte ratio (NLR) to predict GBS infection in pregnant women with PPROM. Methods: This study used a case-control analytical design involving 64 samples of PPROM pregnant women treated at Prof. I.G.N.G Ngoerah General Hospital, which were divided into 2 groups, 32 samples with GBS infection as the case group and 32 samples without GBS infection as the control group. Normality tests, univariate and bivariate analysis, and ROC curves were carried out to assess the ability of parameters to predict GBS infection. Results: The mean maternal age was 27.33, the dominant gestational age was 35 weeks (20.3%), primigravida (51.6%), with the highest number of parities was 0 (nullipara) (62.5%), and without a history of PPROM (68.8%). The mean of total leukocyte levels and NLR showed significant differences. Leukocyte levels ≥ 15,000 increased the risk of GBS infection 33 times (OR=33.00; 95%CI=6.57-165.89 p-value<0.001), while NLR≥4.49 increased the risk of GBS infection 3.86 times (OR=3.86; 95%CI=1.33-11.16 p-value=0.013) with sensitivity of 75% and specificity of 48.3%. Conclusion: High total leukocytes and NLR are risk factors for GBS infection in pregnant women with PPROM. Pendahuluan: Ketuban pecah dini preterm (KPD preterm) merupakan kondisi pecahnya selaput ketuban tanpa disertai tanda persalinan yang terjadi sebelum usia kehamilan 37 minggu. Infeksi Streptokokus Grup B/Group B Streptococcus (GBS) menjadi salah satu faktor resiko penyebab terjadinya KPD preterm namun pemeriksaan kultur bakteri membutuhkan sarana dan waktu untuk analisa hasil kultur sehingga dibutuhkan metode pemeriksaan yang lebih sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi leukosit total dan rasio neutrofil-limfosit (RNL) untuk memprediksi infeksi GBS pada ibu hamil dengan ketuban pecah dini preterm. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik kasus kontrol, melibatkan 64 sampel ibu hamil KPD preterm yang dirawat di RSUP Prof I.G.N.G Ngoerah yang dibagi menjadi 2 kelompok, 32 sampel dengan infeksi GBS sebagai kelompok kasus dan 32 sampel tanpa infeksi GBS sebagai kelompok kontrol. Dari data yang didapat, dilakukan uji normalitas, analisis univariat dan bivariat serta kurva ROC untuk menilai kemampuan parameter dalam memprediksi infeksi GBS. Hasil: Rerata usia ibu 27,33 tahun dan usia kehamilan dominan 35 minggu (20.3%), primigravida (51.6%), dengan jumlah paritas terbanyak yaitu 0 (62.5%), dan tanpa riwayat KPD (68.8%). Rerata kadar leukosit dan RNL menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Kadar leukosit ≥15.000 meningkatkan risiko infeksi GBS 33 kali lipat (OR=33,00 IK95%=6,57-165,89 p-value<0.001), sedangkan kadar RNL ≥4,49 meningkatkan risiko infeksi GBS 3,86 kali lipat (OR=3,86 IK95%=1,33-11,16 p-value=0.013) dengan sensitivitas RNL 75% dan spesifisitas 48,3%. Kesimpulan: Leukosit total dan RNL yang tinggi merupakan faktor resiko infeksi GBS pada ibu hamil dengan ketuban pecah dini preterm.
Institution: Udayana University
Language: English
Field: Medicine
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W4414837246
FWCI:
Cites:
Cited by:
Related to: