Pkm Pengrajin Sabut Kelapa Desa Gintung Dalam Inovasi Bantal Terapi Herbal Arumatik (terharum)
Year: 2025
Type: article
Abstract: Program Pengabdian kepada Masyarakat dengan skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM). Kelompok pengrajin sabut kelapa Mokla Coir, yang telah beroperasi sejak tahun 2019, menghadapi berbagai tantangan dalam mengelola limbah sabut kelapa sebagai bahan baku utama, termasuk rendahnya nilai jual serbuk cocopeat yang bercampur dengan coco fiber, kurangnya diversifikasi produk inovatif, dan alur produksi yang belum sistematis menjadi latar belakang Tantangan lain mencakup risiko cedera dari teknologi mesin yang kurang aman dan pemasaran yang terbatas di pasar tradisional. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan terciptanya inovasi produk bantal Bantal Terapi Herbal Arumatik (TERHARUM) dengan nilai jual lebih tinggi. Produk berbahan dasar coco bristle ini berpotensi menjadi alternatif yang lebih sehat dibandingkan dacron dan kapuk, namun tetap harus memenuhi standar kualitas untuk mencegah risiko kesehatan seperti alergi dan gangguan tidur. Dengan menggunakan metode design thinking (empathy, ideate, prototype, dan testing). Dari analisis diketahui perlunya pengembangan manajemen produksi yang lebih efisien, pengujian ketahanan fisik, dan kenyamanan. Bantal yang dihasilkan tidak hanya inovatif dan bernilai tinggi, tetapi juga aman dan nyaman bagi konsumen. Simpulan kegiatan PKM ini telah memberikan solusi pengolahan limbah sabut kelapa menjadi produk bernilai lebih tinggi, menciptakan sistem produksi yang aman dan nyaman, serta memperluas jangkauan pemasaran hingga ke pasar ekspor.
Institution: Universitas Trisakti
Language: English
Topic: Crafts, Textile, and Design
Subfield: Museology
Field: Arts and Humanities
Domain: Social Sciences
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W4414879928
FWCI:
Cites:
Cited by:
Related to:
