Analisis Potensi Thermoelectric Generator Pada Atap Metal
Year: 2025
Type: article
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi tegangan listrik yang dihasilkan Thermoelectric Generator (TEG) pada atap metal, memahami pengaruh media pendingin dalam menjaga suhu , dan menyelidiki hubungan antara suhu, tegangan, dan intensitas sinar matahari. Metode eksperimental digunakan, enam TEG dipasang secara seri tiap kondisi pendinginan. Pengukuran tegangan, suhu, dan intensitas cahaya matahari menggunakan sensor yang terhubung ke ESP32, data dikirim secara real-time ke Google Sheets. Hasil menunjukkan water block menghasilkan tegangan rata-rata tertinggi (0,67 V), heat sink (0,42 V), dan tanpa pendingin (0,19 V). Water block meningkatkan tegangan TEG hingga 1,84 V, heat sink 0,42 V, dan tanpa pendingin 0,19 V. Analisis statistik mengonfirmasi korelasi positif yang kuat antara perbedaan suhu (ΔT) dan tegangan (r = 0,898, p < 0,001) menekankan pentingnya menjaga gradien suhu yang stabil untuk kinerja TEG. Temuan menunjukkan TEG berpotensi sebagai sumber energi alternatif, membuka peluang pengembangan teknologi energi terbarukan lebih lanjut, khususnya dalam pemanfaatan panas terbuang pada atap metal. This study aims to determine the potential voltage generated by Thermoelectric Generator (TEG) on a metal roof, understand the effect of cooling media on maintaining temperature, and investigate the relationship between temperature, voltage, and sunlight intensity. An experimental method was used, six TEGs were installed in series for each cooling condition. Measurement of voltage, temperature, and sunlight intensity using sensors connected to ESP32, the data is sent in real-time to Google Sheets. The results showed that the water block produced the highest average voltage (0.67 V), the heat sink (0.42 V), and no cooling (0.19 V). Water block increased the TEG voltage up to 1.84 V, heat sink 0.42 V, and no cooling 0.19 V. Statistical analysis confirmed a strong positive correlation between temperature difference (ΔT) and voltage (r = 0.898, p < 0.001) emphasising the importance of maintaining a stable temperature gradient for TEG performance. The findings suggest TEG has potential as an alternative energy source, opening up opportunities for further development of renewable energy technologies, particularly in the utilisation of wasted heat on metal roofs.
Source: JTAM ROTARY
Authors: Muhammad Ramdhani, Muhammad Iskandar, Yuan Perdana, Muhammad Firdaus Jauhari, Ikna Urwatul Wusko
Institution: Politeknik Negeri Banjarmasin
Language: Indonesian
Subfield: Materials Chemistry
Field: Materials Science
Domain: Physical Sciences
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W4416416613
