Year: 2026
Type: article
Abstract: Pandangan negatif terhadap matematika masih muncul karena sifatnya yang abstrak dan kurangnya penggunaan contoh konkret dalam pembelajaran. Integrasi budaya dapat menjadi alternatif untuk membantu memahami konsep matematika secara lebih kontekstual. Etnomatematika berperan sebagai jembatan antara budaya dan matematika dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep etnomatematika yang terdapat pada oleh-oleh khas Kota Madiun, yaitu brem, bluder, dan lempeng. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, pengukuran langsung terhadap objek penelitian, serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas produksi makanan tradisional mengandung konsep matematika yang muncul secara implisit dalam praktik budaya masyarakat. Oleh karena itu, makanan khas daerah dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar kontekstual untuk meningkatkan pemahaman konsep dan literasi numerasi siswa.
Language: Indonesian
Subfield: Applied Mathematics
Field: Mathematics
Domain: Physical Sciences
SDG: Quality education
Open Access status: hybrid
OpenAlex ID: W7165844037
