Year: 2026
Type: article
Abstract: Kajian terhadap keragaman makna lafaz dalam Al-Qur’an merupakan bagian penting dalam studi semantik Qur’ani karena satu lafaz dapat memiliki makna berbeda sesuai konteks penggunaannya. Salah satu lafaz yang memiliki dimensi semantik luas adalah hudā, yang tidak hanya bermakna petunjuk secara umum, tetapi juga berkaitan dengan konsep agama, iman, wahyu, dan hidayah ilahi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keragaman makna lafaz hudā dalam Al-Qur’an melalui pendekatan al-wujūh wa al-naẓā’ir, mengidentifikasi ayat-ayat yang memuat lafaz tersebut, mengklasifikasikan variasi maknanya berdasarkan konteks ayat, serta mendeskripsikan implikasinya dalam penafsiran Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi pustaka (library research). Data penelitian diperoleh dari ayat-ayat Al-Qur’an yang memuat lafaz hudā beserta derivasinya, kitab tafsir klasik dan kontemporer, kamus bahasa Arab, serta artikel ilmiah yang relevan. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi (content analysis) dengan pendekatan semantik kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lafaz hudā dalam Al-Qur’an memiliki berbagai makna, antara lain agama Islam, iman, petunjuk menuju kebenaran, Al-Qur’an, dan nabi atau rasul. Perbedaan makna tersebut dipengaruhi oleh konteks ayat, subjek pemberi petunjuk, objek penerima petunjuk, serta tujuan teologis ayat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan al-wujūh wa al-naẓā’ir berkontribusi penting dalam memperkuat kajian semantik Al-Qur’an dan menghasilkan penafsiran yang lebih kontekstual, komprehensif, dan relevan terhadap dinamika studi tafsir kontemporer.
Authors: Misdah Misdah, Andi Miswar, Hamkah Ilyas
Institution: Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Language: Indonesian
Subfield: Education
Field: Social Sciences
Domain: Social Sciences
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W7202280180
