Year: 2026
Type: article
Abstract: Penelitian ini menganalisis konsep gaya hidup elit politik dalam perspektif Al-Qur’an melalui pendekatan tafsir maudhui antara Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Azhar, dan Tafsir Al-Misbah. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik terhadap beberapa ayat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an menekankan prinsip keseimbangan, kesederhanaan, serta larangan berlebih-lebihan sebagai dasar etika kepemimpinan. Ketiga tafsir memiliki perbedaan pendekatan, namun sama-sama menolak gaya hidup boros dan menegaskan tanggung jawab moral pemimpin. Gaya hidup elit yang berlebihan dapat menurunkan kepercayaan publik dan meningkatkan kesenjangan sosial, sehingga nilai-nilai Al-Qur’an penting sebagai pedoman etika politik.
Institution: Universitas Yudharta Pasuruan
Language: Indonesian
Subfield: Religious studies
Field: Arts and Humanities
Domain: Social Sciences
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W7202294755
