Cultura Analysis in the Nyorong Tradition as Social Solidarity and Ethnopedagogical Perspective
Year: 2026
Type: article
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan, rangkaian acara, dan makna sosial serta budaya dari tradisi Nyorong dalam adat masyarakat Sumbawa, khususnya di Desa Kebayan, Kelurahan Brang Biji, Kabupaten Sumbawa Besar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data yang mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk analisis data, peneliti mengikuti model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tradisi Nyorong masih diadakan dan dilestarikan sebagai bagian penting dari prosesi pernikahan adat Sumbawa. Pelaksanaan tradisi tersebut terdiri dari tiga tahap, yakni (1) penyerahan Nyorong, (2) Rabalas Lawas dan potong pita, (3) Barodak dan Sarakal yang dilakukan untuk mempertegas nilai kebersamaan di antara keluarga. Temuan dari penelitian ini juga menunjukkan bahwa tradisi Nyorong memiliki arti mendalam yang mencakup penghormatan terhadap calon mempelai perempuan serta keluarganya, penguatan solidaritas sosial, serta pelestarian identitas budaya masyarakat Sumbawa. Secara keseluruhan, tradisi Nyorong berperan sebagai pengikat hubungan sosial dan sarana untuk menjaga kesinambungan nilai-nilai adat dalam kehidupan komunitas Sumbawa. Perspektif etnopedagogi memperlihatkan bahwa pelaksanaan Nyorong menjadi media pembelajaran berbasis budaya yang memperkuat solidaritas sosial dan keberlanjutan tradisi dalam kehidupan Masyarakat Sumbawa.
Institution: University of Muhammadiyah Mataram
Language: Indonesian
Subfield: Cultural Studies
Field: Social Sciences
Domain: Social Sciences
SDG: Quality education
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W7202310728
