Work

Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Posyandu dalam Penguatan Ketahanan dan Keamanan Pangan di Desa Cikaramas: Empowerment of Family Welfare (PKK) and Posyandu in Strengthening Food Resilience and Food Safety in Desa Cikaramas

Year: 2026
Type: article
Abstract: Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Cikaramas, Kecamatan Tanjungmedar, bertujuan memperkuat kapasitas PKK dan Posyandu dalam mewujudkan ketahanan dan keamanan pangan berbasis keluarga. Kegiatan dilaksanakan pada 2 kelompok sasaran strategis. Pertama, 21 ibu-ibu PKK yang menerima sosialisasi ketahanan pangan melalui pemaparan materi dan pembagian leaflet di Sekretariat PKK Cikaramas, dilanjutkan dengan praktik budidaya sayuran di pekarangan rumah salah satu anggota PKK. Kedua, 37 peserta Posyandu (35 ibu dengan balita dan 2 ibu hamil) yang mengikuti edukasi tentang dampak konsumsi MSG dan pemanis buatan terhadap kesehatan, disertai pembagian leaflet dan sesi tanya jawab interaktif di lokasi Posyandu Mawar 3, Dusun Blok Sakola, Desa Cikaramas. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tiga tahapan: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa program ini meningkatkan pemahaman ibu-ibu PKK tentang pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan mandiri, sekaligus meningkatkan kesadaran peserta Posyandu tentang risiko konsumsi bahan tambahan pangan berlebihan. Program ini membuktikan bahwa penguatan kapasitas kader PKK dan kader Posyandu merupakan strategi efektif dalam membangun ketahanan dan keamanan pangan dari tingkat keluarga. The Community Service Program (KKN) in Desa Cikaramas, Tanjungmedar District, aims to strengthen the capacity of PKK and Posyandu in promoting family-based food resilience and food safety. The activities were carried out with two strategic target groups. First, 21 PKK women participated in food resilience socialization through material presentations and the distribution of leaflets at the Cikaramas PKK Secretariat, followed by vegetable cultivation practice in the yard of one of the PKK members’ homes. Second, 37 Posyandu participants (35 mothers with toddlers and 2 pregnant women) participated in education on the health impacts of consuming MSG and artificial sweeteners, accompanied by the distribution of leaflets and an interactive question-and-answer session at Posyandu Mawar 3, Blok Sakola Hamlet, Desa Cikaramas. The program was implemented using a participatory approach through three stages: preparation, implementation, and evaluation. The results showed that the program increased PKK mothers’ understanding of utilizing home gardens as a source of food self-sufficiency, while also increasing Posyandu participants’ awareness of the risks associated with excessive consumption of food additives. This program demonstrates that strengthening the capacity of PKK members and Posyandu cadres is an effective strategy for building food resilience and food safety at the family level.
Language: English
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W7217417633
FWCI:
Cites:
Cited by:
Related to: