Kontroversi dan Penerimaan Pemikiran Amina Wadud dalam Dunia Islam: Kajian Sosiologis dan Historis dalam Perspektif Peradaban Islam Kontemporer
Year: 2026
Type: article
Abstract: Isu Kepemimpinan Perempuan Dalam Islam Masih Menjadi Perdebatan Teologis Dan Sosial Di Kalangan Masyarakat Muslim Kontemporer. Salah Satu Tokoh Yang Memicu Diskursus Global Mengenai Hal Ini Adalah Amina Wadud, Khususnya Setelah Peristiwa Ia Memimpin Salat Jumat Pada Tahun 2005. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Menganalisis Pemikiran Amina Wadud Terkait Kesetaraan Gender Dan Kepemimpinan Perempuan Dalam Ibadah, Serta Mengkaji Respons Dunia Islam Terhadap Gagasan Tersebut Dalam Perspektif Sosiologis Dan Historis Peradaban Islam Kontemporer. Metode Penelitian Yang Digunakan Adalah Pendekatan Kualitatif Dengan Jenis Studi Pustaka (Library Research), Menggunakan Karya-Karya Amina Wadud Sebagai Sumber Primer Dan Berbagai Artikel Ilmiah Serta Jurnal Akademik Sebagai Sumber Sekunder. Analisis Dilakukan Dengan Pendekatan Hermeneutika Feminis Untuk Memahami Konstruksi Tafsir Al-Qur’an Yang Adil Gender. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Tafsir Amina Wadud Menegaskan Prinsip Kesetaraan Gender Dalam Islam Dan Menyatakan Bahwa Tidak Terdapat Larangan Tekstual Eksplisit Dalam Al-Qur’an Terhadap Kepemimpinan Perempuan Dalam Konteks Tertentu. Respons Masyarakat Muslim Terhadap Pemikiran Ini Beragam, Mulai Dari Penolakan Normatif Hingga Penerimaan Progresif, Yang Dipengaruhi Oleh Faktor Budaya, Historis, Dan Sosial. Penelitian Ini Menegaskan Pentingnya Dialog Inklusif Antara Akademisi, Ulama, Dan Komunitas Muslim Dalam Merespons Tafsir Feminis Islam.
Source: Zawiyah Jurnal Pemikiran Islam
Language: Indonesian
Subfield: Education
Field: Social Sciences
Domain: Social Sciences
SDG: Gender equality
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W7222787940
