Work

Peran Surau dalam Membentuk Sikap Inklusif dan Toleran Hamka terhadap Tradisi Lokal Minangkabau

Year: 2025
Type: article
Abstract: Artikel ini mengkaji peran pendidikan surau dalam membentuk sikap inklusif Buya Hamka terhadap tradisi lokal Minangkabau. Berangkat dari agenda moderasi beragama dan pentingnya kearifan lokal, penelitian ini menyoroti celah kajian yang selama ini lebih banyak membahas moderasi ala Hamka atau surau Minangkabau secara terpisah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka, memadukan analisis historis-sosiologis dan biografis-intelektual atas perjalanan pendidikan Hamka, serta analisis isi terhadap karya-karyanya yang berkaitan dengan adat dan tafsir al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan, pertama, pendidikan surau Minangkabau, termasuk dalam fase transformasinya menjadi madrasah, menghasilkan konfigurasi nilai tauhid, tasawuf akhlaki, musyawarah, serta keseimbangan agama-adat yang selaras dengan konsep wasathiyah. Kedua, sikap Hamka terhadap tradisi lokal bersifat inklusif dan toleran: ia merangkul adat sebagai sumber kearifan moral, namun tegas mengkritik praktik yang melanggar keadilan dan tauhid. Ketiga, nilai dan mekanisme pedagogis surau bertindak sebagai fondasi dan jangkar etika yang memungkinkan Hamka memadukan keterbukaan intelektual dengan penghargaan terhadap tradisi lokal, sekaligus menawarkan model konseptual bagi pengembangan pendidikan Islam berbasis kearifan lokal di Indonesia kontemporer.
Language: Indonesian
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W7222805001
FWCI:
Cites:
Cited by:
Related to: 10