Teologi Toleransi Beragama dan Moderasi Beragama: Analisis Komparatif Pemikiran Nurcholish Madjid dan Yusuf al-Qaradawi
Year: 2026
Type: article
Abstract: Fenomena meningkatnya intoleransi dan radikalisme atas nama agama menuntut rekonstruksi teologi Islam yang lebih kontekstual, humanistik, dan berorientasi pada perdamaian sosial. Penelitian ini bertujuan membandingkan konstruksi teologi toleransi dan moderasi beragama dalam pemikiran Nurcholish Madjid dan Yusuf al-Qaradawi menggunakan pendekatan analisis komparatif. Nurcholish Madjid menekankan rasionalitas, inklusivitas, dan kebebasan beragama sebagai konsekuensi dari tauhid universal, sedangkan Yusuf al-Qaradawi mengembangkan konsep wasathiyyah al-Islām (jalan tengah Islam) yang berlandaskan maqāṣid al-syarī‘ah dan keseimbangan antara teks dan konteks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua tokoh sama-sama menolak ekstremisme teologis dan menegaskan Islam sebagai agama rahmatan lil-‘ālamīn. Perbedaannya terletak pada pendekatan metodologis: Madjid bersifat filosofis-rasional, sedangkan al-Qaradawi berkarakter fiqhiyyah-konseptual. Keduanya memiliki relevansi tinggi dalam memperkuat moderasi Islam di Indonesia.
Source: Zawiyah Jurnal Pemikiran Islam
Author: Yovyansya Yovyansya
Institution: Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Language: Indonesian
Subfield: Sociology and Political Science
Field: Social Sciences
Domain: Social Sciences
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W7222824808
