Year: 2026
Type: article
Study design: Clinical Trial
Abstract: Kekhawatiran orang tua terhadap kenakalan remaja dapat mendorong pengasuhan yang terlalu mengontrol, padahal kontrol psikologis dan pengasuhan overprotektif justru berhubungan dengan kecemasan dan perilaku eksternalisasi remaja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan orang tua tentang pola asuh, komunikasi, dan manajemen emosi remaja sebagai upaya pencegahan kenakalan remaja dan pengelolaan kekhawatiran secara adaptif. Psikoedukasi berbasis modul Menjadi Orang Tua Kekinian dari HIMPSI dan Wahana Visi Indonesia diberikan pada 24 Juni 2026 di Masjid Al-Falah, Padukuhan Sombangan, Sumbersari, Moyudan, Sleman, kepada orang tua yang memiliki anak usia 12–18 tahun. Evaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test satu kelompok dengan kuesioner pengetahuan lima butir, dan 17 orang tua dengan data lengkap dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank. Median skor pengetahuan meningkat dari 2 (rentang 1–3) menjadi 5 (rentang 3–5), dan perbedaan tersebut bermakna secara statistik (p = 0,001). Psikoedukasi pola asuh singkat efektif meningkatkan pengetahuan orang tua dan berpotensi menjadi strategi preventif berbasis komunitas, tetapi pengaruhnya terhadap tingkat kekhawatiran, praktik pengasuhan, dan perilaku remaja perlu diukur secara langsung dalam evaluasi lanjutan.
Source: Masyarakat Berdaya dan Inovasi
Authors: Guzali, Adi, Widyana, Rahma
Institution: Universitas Mercu Buana Yogyakarta
Language: English
Subfield: Clinical Psychology
Field: Psychology
Domain: Social Sciences
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W7223428209
