Hubungan Beban Kerja Mental dan Masa Kerja terhadap Kesiapsiagaan Kebakaran pada Petugas Keadaan Darurat PT X Kota Batam Tahun 2026
Year: 2026
Type: article
Study design: Observational Study
Abstract: Kesiapsiagaan kebakaran di lingkungan industri sangat krusial untuk pencegahan kecelakaan kerja dan perlindungan aset vital perusahaan. Namun, faktor psikologis seperti beban kerja mental dan karakteristik individu seperti masa kerja diduga dapat memengaruhi respons petugas saat terjadi situasi darurat. Jenis penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh petugas keadaan darurat yang berjumlah 30 orang, diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square (α = 0,05). Hasil analisis univariat menunjukkan proporsi beban kerja mental tinggi dan rendah seimbang (masing-masing 50,0%), mayoritas responden memiliki masa kerja lama (76,7%), dan sebagian besar tingkat kesiapsiagaan kebakaran tergolong siap (76,7%). Hasil analisis bivariat mengungkapkan adanya hubungan yang signifikan antara beban kerja mental dengan kesiapsiagaan kebakaran (P-value = 0,006). Sebaliknya, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara masa kerja dengan kesiapsiagaan kebakaran (P-value = 0,154). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan signifikan antara beban kerja mental dengan kesiapsiagaan kebakaran, namun tidak terdapat hubungan signifikan pada variabel masa kerja petugas keadaan darurat PT X Kota Batam Tahun 2026. Saran bagi perusahaan untuk melakukan manajemen beban kerja mental dan memberikan pelatihan kesiapsiagaan berkala tanpa membedakan masa kerja petugas.
Institution: Universitas Ibnu Sina
Language: Indonesian
Topic: Stress and Burnout Research
Subfield: Social Psychology
Field: Psychology
Domain: Social Sciences
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W7224269018
