Work

Hubungan Posisi Kerja dan Lama Kerja dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Pengupas Kepiting di UD AP 97 Kabupaten Batu Bara

Year: 2026
Type: article
Study design: Observational Study
Abstract: Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan salah satu gangguan kesehatan akibat kerja yang dapat disebabkan oleh postur kerja tidak ergonomis, gerakan berulang, dan aktivitas kerja dalam waktu tertentu. Pekerja pengupas kepiting berisiko mengalami keluhan MSDs karena melakukan pekerjaan manual dengan postur kerja yang cenderung statis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan postur kerja dan lama kerja dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja pengupas kepiting di UD AP 97 Kabupaten Batu Bara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 41 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA), kuesioner Nordic Body Map (NBM), dan wawancara karakteristik responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja melakukan aktivitas pengupasan kepiting dalam posisi duduk dengan postur pekerja yang cenderung statis. Seluruh responden (100%) memiliki postur kerja kategori risiko sedang berdasarkan REBA dan lama kerja ≤8 jam per hari. Sebanyak 36 responden (87,8%) mengalami keluhan MSDs kategori risiko rendah dan 5 responden (12,2%) kategori risiko sedang. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square tidak dapat dilakukan karena variabel postur kerja dan lama kerja bersifat konstan. Disimpulkan bahwa seluruh responden memiliki postur kerja risiko sedang dan lama kerja ≤8 jam per hari, dengan sebagian besar mengalami keluhan MSDs kategori risiko rendah.
Language: Indonesian
Field: Psychology
Open Access status: hybrid
OpenAlex ID: W7224828382
FWCI:
Cites:
Cited by:
Related to: 10