Work

Eksistensi Guru Pai Di Era Artificial Intelligence: Reaktualisasi Konsep Murabbi, Mu’allim, Dan Mu’addib

Year: 2026
Type: article
Abstract: Perkembangan kecerdasan buatan (AI) mengubah cara peserta didik mencari informasi dan menyelesaikan tugas, sehingga eksistensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) mulai dipertanyakan. Artikel ini bertujuan mereaktualisasi konsep murabbi, mu’allim, dan mu’addib sebagai dasar untuk memahami peran guru PAI di era AI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan. Data berupa ayat Al-Qur’an, hadis, karya tafsir dan hadis tarbawi, serta artikel ilmiah tentang AI dalam pendidikan, yang dianalisis melalui analisis isi dan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap konsep memuat peran yang berbeda. Peran mu’allim bergeser dari penyampai informasi menjadi pembimbing peserta didik dalam memeriksa, memilih, dan memahami ilmu. Peran murabbi tetap berada pada pemeliharaan potensi peserta didik melalui kasih sayang dan perhatian personal yang sulit digantikan AI. Peran mu’addib semakin penting dalam membentuk etika digital, kejujuran, dan penggunaan teknologi yang bertanggung jawab. Dalam kerangka ini, AI diposisikan sebagai alat bantu, sedangkan guru tetap menjadi pembimbing moral dan spiritual. Bentuk praktiknya antara lain membimbing pemeriksaan jawaban AI, menjalin kerja sama dengan orang tua, dan menetapkan aturan etika penggunaan AI. Artikel ini menyimpulkan bahwa eksistensi guru PAI di era AI ditentukan oleh kemampuannya memadukan kompetensi teknologi dengan ketiga peran tersebut, bukan oleh kemampuannya bersaing dengan mesin. Kerangka konseptual ini dapat dimanfaatkan untuk pelatihan guru, kebijakan sekolah, dan penelitian empiris lanjutan. Karena bersifat konseptual, hasil kajian ini perlu diuji melalui penelitian lapangan.
Author: Sari, Melia
Language: English
Subfield: Education
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W7224985270
FWCI:
Cites:
Cited by:
Related to: 10