Work

Resiliensi Mahasiswa Program Studi Statistika yang Beralih ke Program Studi Kedokteran

Year: 2026
Type: article
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam resiliensi mahasiswa yang mengalami peralihan bidang studi dalam menghadapi perubahan tuntutan akademik, pola pembelajaran, dan lingkungan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur terhadap seorang mahasiswa yang beralih dari bidang Statistika ke Kedokteran. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan, sedangkan kredibilitas data dilakukan melalui *member checking*. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi informan tercermin dalam tujuh aspek menurut Reivich dan Shatté, yaitu regulasi emosi, pengendalian dorongan, analisis kausal, efikasi diri, realistis dan optimis, empati, serta keterjangkauan atau adaptabilitas. Informan mampu mengelola tekanan emosional dengan menenangkan diri dan memanfaatkan dukungan sosial. Dalam menghadapi tuntutan akademik, informan mampu menetapkan prioritas, mempertahankan motivasi, mengevaluasi penyebab kesulitan, dan menyesuaikan strategi belajar dengan kebutuhan. Selain itu, informan menunjukkan keyakinan terhadap kemampuan diri, optimisme yang realistis, empati, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan dan tuntutan pendidikan. Resiliensi terlihat sebagai proses dinamis yang terbentuk melalui interaksi antara faktor personal, kemampuan menghadapi permasalahan, penyesuaian strategi, dan dukungan sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peralihan bidang studi tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik, tetapi juga kemampuan mengelola emosi, melakukan refleksi, beradaptasi, dan memanfaatkan dukungan lingkungan.
Language: Indonesian
Field: Psychology
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W7225004942
FWCI:
Cites:
Cited by:
Related to: 10