Analisis Hubungan Body-Image Disturbance terhadap Psychological Well-Being Ibu Late Postpartum Pengguna Kontrasepsi Hormonal
Year: 2026
Type: article
Study design: Observational Study
Abstract: Fase late postpartum (nifas lanjut) yang disertai penggunaan kontrasepsi hormonal kerap kali memicu perubahan fisik yang berimplikasi pada timbulnya ketidakpuasan dan gangguan persepsi terhadap bentuk tubuh (body-image disturbance). Kondisi tersebut berpotensi menggerogoti kesejahteraan psikologis dan kualitas hidup ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara body-image disturbance dengan psychological well-being pada ibu late postpartum akseptor kontrasepsi hormonal di Puskesmas Namfalus, Kabupaten Malaka. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 240 ibu late postpartum pengguna KB hormonal, dan pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi sehingga diperoleh 58 responden. Instrumen penelitian meliputi kuesioner modifikasi Body Shape Questionnaire (BSQ-16) dan Ryff's Psychological Well-Being Scale (RPWBS-18) yang telah teruji valid dan reliabel. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi rank Spearman (rho) pada tingkat signifikansi α = 0,05. Analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami gangguan citra tubuh dalam kategori Terganggu (65,5%), dan lebih dari separuh responden memiliki kesejahteraan psikologis dalam kategori Rendah (58,6%). Hasil uji bivariat Spearman's rank menunjukkan koefisien korelasi (rho) sebesar -0,572 dengan p-value = 0,000 (p < 0,05). Terdapat hubungan negatif yang signifikan dan cukup kuat antara body-image disturbance dan psychological well-being pada ibu late postpartum akseptor KB hormonal. Semakin berat gangguan citra tubuh yang dirasakan ibu, semakin rendah tingkat kesejahteraan psikologisnya. Tenaga kesehatan, khususnya bidan, diharapkan mengoptimalkan konseling prakontrasepsi yang komprehensif mencakup edukasi efek samping fisik serta skrining kesehatan mental maternal berkala.
Source: JURNAL KEBIDANAN
Authors: Candra Wahyuni, Marselina Marisa Seran
Language: Indonesian
Subfield: Clinical Psychology
Field: Psychology
Domain: Social Sciences
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W7225014224
