Work

Pengaruh Pembelajaran Senam Anak Indonesia Hebat terhadap Aktivitas Gerak Motorik Kasar Siswa SDN Bangkingan II/442 Surabaya

Year: 2026
Type: article
Study design: Clinical Trial
Abstract: Kemampuan motorik kasar merupakan kemampuan tubuh untuk melakukan gerakan-gerakan yang melibatkan otot-otot besar, seperti membungkuk, melempar dan menangkap bola, menjaga keseimbangan, serta berlari memutar arah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) terhadap kemampuan kelentukan, koordinasi, keseimbangan, dan kelincahan siswa kelas IV SDN Bangkingan II/442 Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental nonequivalent control group design , melibatkan 60 siswa yang dipilih melalui teknik total sampling , terdiri atas 30 siswa kelompok eksperimen dan 30 siswa kelompok kontrol. Program SAIH dilaksanakan selama lima minggu dengan 12 kali perlakuan, tiga kali per minggu, masing-masing berdurasi dua sesi delapan menit, sedangkan kemampuan motorik kasar diukur menggunakan V-Sit and Reach Test , Wall Toss Test , Stork Stand Test , dan lari zig-zag. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif dan uji normalitas Shapiro–Wilk melalui SPSS, dengan data yang tidak berdistribusi normal, antara lain koordinasi pada eksperimen pretest (p = 0,015), koordinasi dan keseimbangan pada eksperimen posttest (p = 0,010 dan p = 0,003), serta beberapa komponen pada kelompok kontrol, dianalisis menggunakan uji nonparametrik Mann–Whitney U. Hasil uji Mann–Whitney U menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada keseimbangan (p = 0,015), sedangkan kelentukan (p = 0,107), koordinasi (p = 0,123), dan kelincahan (p = 0,941) tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Secara deskriptif, skor rata-rata kelentukan meningkat dari 47,27 menjadi 55,37 cm, koordinasi menurun dari 45,61 jumlah tangkapan per 30 detik menjadi 44,73 jumlah tangkapan per 30 detik, keseimbangan menurun dari 49,96 detik menjadi 32,28 detik, sedangkan kelincahan meningkat dari 49,67 detik menjadi 50,69 detik. Berdasarkan skor yang tercantum dalam tabel analisis. Perbedaan signifikan pada keseimbangan mengindikasikan bahwa gerakan SAIH yang melibatkan tumpuan kaki, perpindahan posisi, dan pengendalian postur berpotensi melatih kerja sama sistem saraf dan otot untuk menjaga kestabilan tubuh, tetapi arah perubahan skor perlu dikontrol berdasarkan pengodean skor tes yang digunakan. Kata Kunci : senam anak indonesia hebat,motorik kasar, kelentukan, koordinasi, keseimbangan, kelincahan.
Language: English
Field: Psychology
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W7225021877
FWCI:
Cites:
Cited by:
Related to: 10