Work

Pengaruh Dua Macam Perlakuan Mikroorganisme terhadap Kemudahan Degradasi Poliuretan Hasil Sintesis dari Monomer Polietilen Glikol Berat Molekul 400 dengan Metilen-4,4’- difenildiisosianat

Year: 2004
Type: article
Abstract: Sari.Telah dilakukan penelitian tentang degradasi lembaran poliuretan menggunakan dua macam perlakuan mikroorganisme.Pada penelitian ini, poliuretan diperoleh dari reaksi antara polietilen glikol berat molekul 400 dengan metilen-4,4'-difenildiisosianat pada temperatur kamar yang diikuti dengan perlakuan tekan panas pada temperatur 180 o C. Karakterisasi poliuretan didasarkan pada analisis gugus fungsi dengan teknik spektrofotometri Fourier Transform Infra Red dan sifat termal dengan menggunakan Differential Thermal Analysis, serta sifat fisik dengan menggunakan X-Ray Diffraction.Degradasi poliuretan dilakukan dengan dua perlakuan menggunakan lumpur aktif dibandingkan dengan penggunaan Pseudomonas aeruginosa dalam media Luria Bertani cair pada temperatur 37 o C. Variasi waktu inkubasi berturut-turut adalah 5, 10, 15, 20, 25, dan 30 hari, dengan penggantian media tiap 5 hari.Hasil penelitian menunjukkan bahwa poliuretan dapat terbiodegradasi, meskipun dengan laju degradasi yang berbeda.Kehilangan berat poliuretan yang diinkubasi dalam lumpur aktif lebih tinggi dibandingkan dengan dalam Pseudomonas aeruginosa.Dengan demikian perlakuan dengan lumpur aktif lebih efektif dibandingkan perlakuan dengan Pseudomonas aeruginosa dalam mendegradasi poliuretan.Hasil identifikasi dengan X-Ray Diffraction menunjukkan bahwa degradasi menurunkan derajat kristalinitas poliuretan.Spektrum Fourier Transform Infra Red sesudah proses degradasi menunjukkan hilangnya puncak khas gugus uretan dari poliuretan.Untuk setiap variasi waktu inkubasi menunjukkan bahwa produk poliuretan memiliki kehilangan berat paling
Language: Indonesian
Subfield: Biomaterials
Open Access status: gold
Estimated APC paid: $150
OpenAlex ID: W2037916652
FWCI: 0.182
Cites: 7
Cited by: 1
Related to: 10