Diskursus Ujaran Kebencian Pemerintah pada Kasus LGBT di Media Daring
Year: 2019
Type: article
Abstract: Artikel ini membahas tentang diskursus ujaran kebencian pemerintah Indonesia di media daring di tahun 2016 dengan pendekatan analisis diskursus Sara Mills. Media daring yang dipilih adalah republika.co.id, viva.co.id, tempo.co, dan kompas.com. Hasil riset menunjukkan bahwa kelompok minoritas LGBT tidak pernah menjadi subjek media dan hanya menjadi objek yang dipinggirkan karena dominasi pemerintah atas diskursus tentang LGBT. Temuan ini ditunjukkan melalui tiga hal: pertama, ujaran kebencian dibangun oleh stereotip, stigma, dan nilai heteronormative berasas agama; kedua, kurangnya pengetahuan di kalangan jurnalis tentang seksualitas, terutama LGBT; ketiga, kata-kata kebencian menjadi bagian dari kekuasaan ideologi heteronormative yang menindas dan didistribusikan melalui media daring.
Source: Jurnal ILMU KOMUNIKASI
Authors: Dina Listiorini, Donna Asteria, Irwan Hidayana
Institution: University of Indonesia
Language: Indonesian
Subfield: Sociology and Political Science
Field: Social Sciences
Domain: Social Sciences
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W2994772288
