Pandangan Albert Bandura Tentang Teori Kognitif Sosial Dan Kontekstualisasinya Dalam Sistem Pendidikan Hindu
Year: 2022
Type: article
Abstract: Karakter yang baik merupakan suatu esensi yang diharapkan dapat terbentuk dari pendidikan. Namun, secara kualitas nampaknya masih jauh dari yang diharapkan. Dalam proses pembelajaran peran guru sangatlah penting untuk menanamkan nilai-nilai moral, karakter, serta kepribadian yang baik kepada peserta didiknya. Sehingga dibutuhkannya sebuah upaya untuk menggagas kembali sebuah metode, teori, strategi, serta pendekatan yang tepat untuk menanamkan karakter yang baik pada siswa. Teori kognitif sosial dari Albert Bandura menekankan pada aspek lingkungan sosial dari siswa yang memiliki pengaruh besar pada siswa. Siswa membutuhkan seorang model yang dapat ditiru dalam bertingkah laku. Penelitian ini menggunakan metode library research. Adapun hasil dalam penelitian ini adalah 1). Seorang pendidik atau guru dalam pandangan Bandura adalah berperan sebagai model yang dapat ditiru ataupun dicontoh oleh para siswa. 2). Karakter siswa diproses melalui peniruan (imitation) yakni seorang siswa berusaha untuk mengubah dirinya sendiri melalui apa yang diamati pada lingkungan sosial. 3). Karakter siswa menurut Bandura dibentuk melalui empat proses yaitu proses atensional, retensional, pembentukan tingkah laku, serta proses motivasional. 4). Dalam sistem pendidikan agama Hindu, teori kognitif sosial dari Bandura ini relevan untuk digunakan dalam pembentukan moral serta karakter yang baik. Dalam hal ini, guru agama harus menjadi figur yang menjadi teladan bagi siswa-siswanya, sesuai dengan ajaran-ajaran agama yang telah diberikan.
Source: JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama)
Author: Gede Agus Siswadi
Institution: Universitas Gadjah Mada
Language: Indonesian
Subfield: Education
Field: Social Sciences
Domain: Social Sciences
SDG: Quality education
Open Access status: hybrid
OpenAlex ID: W4299850737
