Work

Hubungan Perdarahan Antepartum Pada Ibu Bersalin Dengan Kejadian Asfiksia di Rumah Sakit Umum Daerah Ade Muhammad Djoen Kabupaten

Year: 2023
Type: article
Study design: Observational Study
Abstract: Asfiksia merupakan keadaan dimana bayi baru lahir tidak dapatbernafas secara spontan dan teratur. Asfiksia merupakanmasalah yang menyebabkan tingginya tingkat morbiditas danmortalitas pada neonatus. Faktor resiko terjadinya asfiksiadiantaranya adalah perdarahan antepartum. Data rekam medisdi sebanyak 900 persalinan. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui perdarahan antepartum. Penelitian ini bersifatanalitik kuantitaf menggunakan pendekatan retrospektif.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi yang lahir diRumah Sakit Ade M. Djoen Sintang tahun 2020. Teknik sampelyang digunakan yaitu random sampling, dengan total sampelsebanyak 90 sampel. Analisis data menggunakan analisisunivariat dan analisis bivariat dengan taraf signifikan 5%.Penelitian ini menggunakan uji statistik Chi Square. Hasilpenelitian ini didapatkan ada hubungan perdarahan antepartum,diperoleh nilai Pvalue = 0,023 (≤0,05) dengan nilai OR = 2,941yang berarti bahwa perdarahan antepartum beresiko 2 kalimelahirkan bayi dengan kejadian asfiksia. Ada hubungan antaraperdarahan antepartum dengan kejadian asfiksia. Diharapkanperan tenaga kesehatan sebagai pemberi pelayanan melakukandeteksi dini pada saat antenatal care sehingga dapat mengatasiapabila ibu hamil beresiko untuk mengalami perdarahanantepartum sehingga kejadian asfiksia secara dini dapatdihindari.
Language: Indonesian
Field: Medicine
Open Access status: bronze
OpenAlex ID: W4389869887
FWCI:
Cites: 5
Cited by:
Related to: 10