Work

Fungsi dan Makna Kebah pada Masyarakat Mukomuko

Year: 2025
Type: article
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi dan makna kebah pada masyarakat Mukomuko. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ditemukan kebah merujuk pada sebuah bentuk sastra lisan berbentuk cerita rakyat, sejarah, atau legenda. Fungsi utama kebah sebagai sarana pendidikan, mencerminkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dalam membentuk kehidupan. Kebah berfungsi sebagai media ekspresi, di mana masyarakat dapat menyampaikan pendapat dan keluhan tanpa merasa malu, karena identitas tokoh yang diceritakan tetap anonim. Fungsi lain yang ada dalam kebah meliputi penegakan otoritas, penentangan terhadap tradisi, hiburan, pemersatuan, sosialisasi, pembentukan identitas kultural, dan kritik sosial. Dalam hal makna, kebah mengandung pesan yang mendalam, terutama mengenai hubungan antara orang tua dan anak. Hubungan ini berfungsi sebagai fondasi untuk membentuk karakter dan nilai-nilai anak, di mana orang tua berperan sebagai teladan dalam mengajarkan moralitas dan etika. Makna ini tidak hanya mempengaruhi individu, tetapi juga berdampak pada struktur sosial yang lebih luas, membentuk generasi yang saling menghormati. Selain itu, kebah juga menyoroti makna keberuntungan, yang dipahami sebagai hasil dari kombinasi antara kesempatan dan kemampuan individu untuk memanfaatkannya, serta sebagai hasil dari kerja keras. Dengan demikian, kebah tidak hanya mempengaruhi individu, tetapi juga berdampak pada pembentukan struktur sosial yang lebih luas.
Language: Indonesian
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W4410074889
FWCI:
Cites:
Cited by:
Related to: 10