Work

Pemberdayaan Guru Kimia Melalui Inovasi Pembelajaran Berbasis Green Chemistry dan Kearifan Lokal

Year: 2025
Type: article
Abstract: Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru MGMP Kimia Kabupaten Lombok Tengah dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran berbasis Green Chemistry dan kearifan lokal. Permasalahan utama yang dihadapi guru adalah rendahnya pemahaman terhadap prinsip Green Chemistry dan keterbatasan perangkat ajar inovatif yang relevan dengan potensi lokal, sehingga siswa kesulitan memahami keterkaitan konsep kimia dengan fenomena nyata. Untuk menjawab masalah tersebut, tim pengabdian menerapkan metode Participatory Action Research (PAR) melalui empat tahapan: sosialisasi dan pemetaan kebutuhan, pelatihan intensif, pendampingan pengembangan perangkat ajar, serta evaluasi dan diseminasi hasil. Instrumen yang digunakan meliputi pre-test dan post-test, rubrik validasi, lembar observasi kelas, dan kuesioner siswa. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman guru, dengan rata-rata skor N-Gain 0,66 (kategori sedang) dan lebih dari 90% guru mengalami peningkatan minimal kategori sedang. Validasi perangkat ajar menghasilkan rata-rata skor 86% (kategori sangat layak), sedangkan observasi keterlaksanaan pembelajaran mencapai 85,7% (baik–sangat baik). Respon siswa juga sangat positif, dengan rata-rata skor 86,2% yang menunjukkan pembelajaran berbasis Green Chemistry dan kearifan lokal mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, serta kesadaran lingkungan. Simpulan dari program ini adalah pendekatan kolaboratif berbasis kearifan lokal dan prinsip keberlanjutan terbukti efektif meningkatkan kapasitas guru, menghasilkan perangkat ajar yang relevan, serta mendukung pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Empowering Chemistry Teachers through Learning Innovation Based on Green Chemistry and Local Wisdom Abstract This community service program aims to improve the competence of chemistry teachers in the MGMP (Chemistry Subject Teacher Forum) of Central Lombok Regency in designing and implementing learning based on Green Chemistry and local wisdom. The main problems faced by teachers are the low level of understanding of Green Chemistry principles and the limited availability of innovative teaching materials relevant to local potential, making it difficult for students to comprehend the connection between chemistry concepts and real-life phenomena. To address these issues, the service team applied the Participatory Action Research (PAR) method through four stages: socialization and needs assessment, intensive training, mentoring in the development of teaching materials, and evaluation and dissemination of results. The instruments used included pre-tests and post-tests, validation rubrics, classroom observation sheets, and student questionnaires. The analysis results showed a significant improvement in teachers’ understanding, with an average N-Gain score of 0.66 (medium category) and more than 90% of teachers achieving at least a medium category improvement. The validation of teaching materials produced an average score of 86% (highly feasible category), while classroom observation of implementation reached 85.7% (good to very good category). Student responses were also very positive, with an average score of 86.2%, indicating that learning based on Green Chemistry and local wisdom effectively enhanced motivation, engagement, and environmental awareness. In conclusion, this program demonstrates that a collaborative approach based on local wisdom and sustainability principles is effective in improving teacher capacity, producing relevant teaching materials, and supporting the achievement of SDG 4 (Quality Education) and SDG 12 (Responsible Consumption and Production).
Language: Indonesian
Subfield: Education
Open Access status: hybrid
OpenAlex ID: W7128596334
FWCI:
Cites:
Cited by:
Related to: 10