Year: 2025
Type: article
Abstract: Indonesia memiliki sumber serat alam yang yang melimpah. Salah satunya adalah serat dari pisang abaka. Pisang abaka (Musa textilis Nee) tumbuh secara alami di Kepulauan Sangihe- Talaud Sulawesi Utara, yang kini dikembangkan dalam perkebunan di berbagai daerah lain. Serat abaka merupakan salah satu jenis serat alami yang diolah dari pelepah (batang semu) pisang abaka. Serat abaka memiliki kekuatan dan keawetan yang tinggi sehingga telah digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai bahan tali-temali, bahkan untuk tali kapal karena tahan cuaca dan air garam. Kekuatan, keawetan serta ketersediaannya tersebut, maka serat abaka diminati kembali untuk pemanfaatannya di bidang tekstil. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemanfaatan serat abaka pada IKM tekstil di Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan studi literatur. Data dikumpulkan melalui kajian literatur dari jurnal, prosiding, buku, artikel web yang berkaitan dengan serat abaka untuk pembuatan tekstil. Hasilnya menunjukkan bahwa serat abaka memiliki kekuatan tarik tinggi, tahan terhadap air laut dan mikroorganisme, sehingga dapat diolah untuk pembuatan tekstil yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Kementerian Perindustrian mendukung industri serat alam dengan melakukan pembinaan industri terhadap IKM serat alam melalui kebijakan teknis yang berdampak pada peningkatan daya saingnya.
Authors: Irfa’ina Rohana Salma, Zuriyah, Edi Eskak
Language: English
Subfield: Polymers and Plastics
Field: Materials Science
Domain: Physical Sciences
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W7219475306
