Work

Perwujudan Asas Itikad Baik Debitor Dalam Akta Pengoperan Dan Pelepasan Hak Atas Tanah Pada Kpr

Year: 2026
Type: article
Abstract: Penelitian ini mengkaji secara yuridis normatif perwujudan asas itikad baik debitor serta bentuk perlindungan hukum dalam pengalihan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui Akta Pengoperan dan Pelepasan Hak (APPH) yang dilakukan tanpa persetujuan bank. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach), bersumber pada bahan hukum primer (KUHPerdata, UU Hak Tanggungan, UU Jabatan Notaris, UU Perlindungan Konsumen, dan putusan pengadilan), bahan hukum sekunder (doktrin dan literatur hukum perjanjian dan hukum jaminan), serta bahan hukum tersier. Hasil kajian menunjukkan bahwa APPH sah dan mengikat secara interpartes berdasarkan Pasal 1338 ayat (3) KUHPerdata, namun tidak dapat ditegakkan terhadap bank selaku kreditor preferen sesuai Pasal 11 UU Hak Tanggungan, karena bertentangan dengan larangan pengalihan objek jaminan tanpa persetujuan tertulis kreditor. Itikad baik subjektif debitor cacat karena pengalihan memintas mekanisme evaluasi kredit, sementara itikad baik objektif tidak terpenuhi karena melanggar prinsip kehati-hatian perbankan dan hak kebendaan kreditor. Tanggung jawab debitor lama terhadap bank tidak hapus tanpa novasi resmi (Pasal 1413–1424 KUHPerdata). Perlindungan hukum bagi debitor baru bersifat preventif melalui instrumen akta notaril dan surat kuasa, serta represif melalui gugatan wanprestasi atau perbuatan melawan hukum yang berdasarkan kecenderungan yurisprudensi dapat dikabulkan sepanjang debitor baru membuktikan pelunasan utang dan tidak adanya kerugian bagi pihak manapun.
Language: Indonesian
Subfield: Law
Open Access status: hybrid
OpenAlex ID: W7223365327
FWCI:
Cites:
Cited by:
Related to: 10