Work

Analisis Efisiensi Pemasaran Melon (Cucumis melo L) (Studi Kasus Greenhouse Melon Desa Kujangsari Kecamatan Langensari Kota Banjar

Year: 2026
Type: article
Abstract: Farah Wafiah.2026. Analisis Efisiensi Pemasaran Melon (Cucumis melo L) (Studi Kasus Greenhouse Melon Desa Kujangsari Kecamatan Langensari Kota Banjar). Dibimbing oleh Anisa Puspitasari dan Rian Kurnia Melon (Cucumis melo L) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan prospek pasar yang menjanjikan. Rumah kaca Melon Desa Kujangsari Kecamatan Langensari Kota Banjar merupakan salah satu sentra produksi melon yang menerapkan sistem budidaya hidroponik. Namun, dalam proses pemasaran, terdapat tantangan terkait panjangnya rantai distribusi yang berpotesi meningkatkan biaya dan margin pemasaran serta mengurangi biaya yang diterima oleh petani. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui saluran pemasaran melon di Greenhouse Melon Desa Kujangsari, (2) menganalisis biaya pemasaran, keuntungan, margin pemasaran, dan farmer's share pada setiap saluran pemasaran, serta (3) menganalisis efisiensi pemasaran melon di Greenhouse Melon Desa Kujangsari. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terstruktur dan dokumentasi. Penentuan lokasi dilakukan secara purvosive, sedangkan penarikan sampel lembaga pemasaran menggunakan teknik snowball sampling. Analisis data yang dilakukan secara deskriptif dengan perhitungan biaya pemasaran, margin pemasaran, keuntungan pemasaran, farmer's share dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua saluran pemasaran melon, yaitu saluran I (Petani – Konsumen) dan saluran II (Petani-Pengecer-Konsumen). Biaya pemasaran pada saluran I sebesar Rp 231/kg,sedangkan pada saluran II sebesar Rp 2.872/kg. Margin pemasaran hanya terdapat pada saluran II sebesar Rp 8.000/kg dengan keuntungan pengecer sebesar Rp.5.359/kg. Nilai farmer's share pada Saluran I sebesar 100 % dan Saluran II sebesar 78,125 %. Efisiensi pemasaran pada saluran I sebesar 0,77 % dan Saluran II sebesar 8,98 %, yang menunjukkan kedua saluran pemasaran tergolong efisien karena nilai efisiensinya kurang dari 50 %. Saluran I merupakan saluran pemasaran yang paling efisien karena memilki nilai efisiensi paling rendah dan memberikan bagian harga paling tinggi bagi petani. Kata Kunci: Efisiensi Pemasaran, Farmer's Share, Margin Pemasaran, Melon, Saluran Pemasaran
Institution: Universitas Galuh
Language: Indonesian
Open Access status: diamond
OpenAlex ID: W7225008083
FWCI:
Cites:
Cited by:
Related to: 10